Disperindag Kepri Jamin Stok Sembako
Jumat, 30 Juli 2010 18:32 WIB
ilustrasi sembako
Tanjungpinang (Antara News) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Riau menjamin stok bahan pokok menjelang bulan Puasa masih aman dan mencukupi walaupun semua harga kebutuhan pokok tersebut mengalami kenaikan.
"Kebutuhan bahan pokok sampai menjelang Puasa masih aman dan mencukupi, memang harga saat ini sudah mengalami kenaikan," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kepulauan Riau (Kepri), Jon Arizal, di Tanjungpinang, Jumat.
Jon mengatakan, dari hasil pantauannya di Tanjungpinang dan Batam, beberapa harga komoditi mengalami kenaikan, terutama cabai merah yang masih bertahan Rp40.000-Rp42.000/kg sedangkan harga beras rata-rata naik Rp1.000 sampai Rp1.500 per kilogram.
"Stok beras di Kepri menurut dia juga masih mencukupi, serta beras cadangan dari Bulog juga masih tersedia sampai beberapa bulan ke depan," katanya.
Menurut dia, di Batam ada sekitar 3.000 ton beras Bulog di gudang, di Tanjungpinang ada sekitar 1.500 ton, serta di kabupaten lain juga masih mencukupi.
Jon mengatakan, jika stok beras yang ada di pasaran, pihaknya bisa melakukan "intervensi" kepada Bulog untuk melakukan operasi pasar untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat tersebut.
Selain itu, harga gula di Kepri menurut Jon tidak mengalami lonjakan harga yang cukup tinggi dan masih berkisar antara Rp8.500 sampai Rp9.500/kg.
"Stok gula juga masih mencukupi dan dalam waktu dekat ada tambahan dari Jawa sebanyak 1.000 ton," katanya.
Dia juga berharap kepada distributor bahan-bahan kebutuhan pokok untuk menambah ketersediaan barang jika ada kekurangan.
"Jangan sampai stok kurang agar harga tidak melambung tinggi," katanya.
"Kebutuhan bahan pokok sampai menjelang Puasa masih aman dan mencukupi, memang harga saat ini sudah mengalami kenaikan," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kepulauan Riau (Kepri), Jon Arizal, di Tanjungpinang, Jumat.
Jon mengatakan, dari hasil pantauannya di Tanjungpinang dan Batam, beberapa harga komoditi mengalami kenaikan, terutama cabai merah yang masih bertahan Rp40.000-Rp42.000/kg sedangkan harga beras rata-rata naik Rp1.000 sampai Rp1.500 per kilogram.
"Stok beras di Kepri menurut dia juga masih mencukupi, serta beras cadangan dari Bulog juga masih tersedia sampai beberapa bulan ke depan," katanya.
Menurut dia, di Batam ada sekitar 3.000 ton beras Bulog di gudang, di Tanjungpinang ada sekitar 1.500 ton, serta di kabupaten lain juga masih mencukupi.
Jon mengatakan, jika stok beras yang ada di pasaran, pihaknya bisa melakukan "intervensi" kepada Bulog untuk melakukan operasi pasar untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat tersebut.
Selain itu, harga gula di Kepri menurut Jon tidak mengalami lonjakan harga yang cukup tinggi dan masih berkisar antara Rp8.500 sampai Rp9.500/kg.
"Stok gula juga masih mencukupi dan dalam waktu dekat ada tambahan dari Jawa sebanyak 1.000 ton," katanya.
Dia juga berharap kepada distributor bahan-bahan kebutuhan pokok untuk menambah ketersediaan barang jika ada kekurangan.
"Jangan sampai stok kurang agar harga tidak melambung tinggi," katanya.
Pewarta :
Editor : Jo Seng Bie
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Di Tanjungpinnag, Mendagri imbau masyarakat tidak panic buying jelang Idul Fitri
09 March 2026 13:31 WIB
DPRD Batam minta pemda perkuat pasokan kebutuhan pokok jelang akhir tahun
04 December 2025 15:49 WIB
Pemkot Batam tambah stok sembako dari Lombok antisipasi dampak bencana di Sumatera
03 December 2025 15:29 WIB
Wagub Kepri sidak gudang Bulog pastikan stok pangan cukup jelang ramadhan
24 February 2025 11:05 WIB, 2025
Terpopuler - Ekonomi & FTZ
Lihat Juga
BP Batam pastikan data center bangun SWRO mandiri untuk kebutuhan air tawar
24 September 2026 17:00 WIB
Soal rekening massal, Menko Airlangga perkirakan 74 juta penduduk belum punya akun
24 September 2026 13:40 WIB