Batam (ANTARA News) - Bom molotov meledak dan merusak satu unit mobil di halaman rumah peraga Ganda Auto, Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Senin.

Petugas keamanan Ganda Auto Sakti Manalu mengatakan bom meledak sekitar pukul 3.00 WIB dan menimbulkan kobaran api di sekitar mobil yang dipamerkan di halaman toko.

"Saya tidak tahu apakah itu dilempar atau bagaimana. Ketika saya lihat, sudah ada api," kata Manalu.

Ia mengatakan tidak sempat mengidentifikasi pelaku pengeboman karena langsung berupaya memadamkan api.

"Kalau saya tidak cepat padamkan, kebakaran bisa meluas dan merusak seluruh mobil yang ada di sini," kata dia.

Di tempat yang sama, pemilik rumah peraga Ganda Auto mengatakan bom merusak badan mobil, bagian atas ban depan sebelah kiri.

Ia mengatakan pengeboman itu mengakibatkan kerugian sekitar Rp300 juta, sesuai dengan harga mobil.

"Untung satpam langsung memadamkan api. Kalau tidak semua mobil bisa kena, bisa Rp4 miliaran," kata dia.

Tedi menduga, pengeboman itu dipicu persaingan bisnis mobil impor.

Namun, ia tidak bisa memperkirakan siapa pelaku yang mengebom rumah peraga miliknya.

Sebelum pengeboman, ia mengatakan tidak pernah mendapat ancaman atau teror.

Sementara itu, Kapolresta Barelang Kombes Pol Eka Yudha mengatakan masih menyelidiki motif pengeboman.

"Kami tidak bisa menduga apakah ada hubungan dengan kasus mobil mewah atau apa. Ini masih penyelidikan dan sementara baru meminta keterangan seorang saksi, yaitu satpam yang di tempat kejadian," kata Eka.  (Y011/A013/Btm1)