Bom Molotov Meledak di Ganda Auto Batam
Senin, 8 November 2010 11:58 WIB
Garis polisi melingkari mobil yang dibom molotov, (kepri.antaranews.com/Yunianti Jannatun Naim)
Batam (ANTARA News) - Bom molotov meledak dan merusak satu unit mobil di halaman rumah peraga Ganda Auto, Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Senin.
Petugas keamanan Ganda Auto Sakti Manalu mengatakan bom meledak sekitar pukul 3.00 WIB dan menimbulkan kobaran api di sekitar mobil yang dipamerkan di halaman toko.
"Saya tidak tahu apakah itu dilempar atau bagaimana. Ketika saya lihat, sudah ada api," kata Manalu.
Ia mengatakan tidak sempat mengidentifikasi pelaku pengeboman karena langsung berupaya memadamkan api.
"Kalau saya tidak cepat padamkan, kebakaran bisa meluas dan merusak seluruh mobil yang ada di sini," kata dia.
Di tempat yang sama, pemilik rumah peraga Ganda Auto mengatakan bom merusak badan mobil, bagian atas ban depan sebelah kiri.
Ia mengatakan pengeboman itu mengakibatkan kerugian sekitar Rp300 juta, sesuai dengan harga mobil.
"Untung satpam langsung memadamkan api. Kalau tidak semua mobil bisa kena, bisa Rp4 miliaran," kata dia.
Tedi menduga, pengeboman itu dipicu persaingan bisnis mobil impor.
Namun, ia tidak bisa memperkirakan siapa pelaku yang mengebom rumah peraga miliknya.
Sebelum pengeboman, ia mengatakan tidak pernah mendapat ancaman atau teror.
Sementara itu, Kapolresta Barelang Kombes Pol Eka Yudha mengatakan masih menyelidiki motif pengeboman.
"Kami tidak bisa menduga apakah ada hubungan dengan kasus mobil mewah atau apa. Ini masih penyelidikan dan sementara baru meminta keterangan seorang saksi, yaitu satpam yang di tempat kejadian," kata Eka. (Y011/A013/Btm1)
Petugas keamanan Ganda Auto Sakti Manalu mengatakan bom meledak sekitar pukul 3.00 WIB dan menimbulkan kobaran api di sekitar mobil yang dipamerkan di halaman toko.
"Saya tidak tahu apakah itu dilempar atau bagaimana. Ketika saya lihat, sudah ada api," kata Manalu.
Ia mengatakan tidak sempat mengidentifikasi pelaku pengeboman karena langsung berupaya memadamkan api.
"Kalau saya tidak cepat padamkan, kebakaran bisa meluas dan merusak seluruh mobil yang ada di sini," kata dia.
Di tempat yang sama, pemilik rumah peraga Ganda Auto mengatakan bom merusak badan mobil, bagian atas ban depan sebelah kiri.
Ia mengatakan pengeboman itu mengakibatkan kerugian sekitar Rp300 juta, sesuai dengan harga mobil.
"Untung satpam langsung memadamkan api. Kalau tidak semua mobil bisa kena, bisa Rp4 miliaran," kata dia.
Tedi menduga, pengeboman itu dipicu persaingan bisnis mobil impor.
Namun, ia tidak bisa memperkirakan siapa pelaku yang mengebom rumah peraga miliknya.
Sebelum pengeboman, ia mengatakan tidak pernah mendapat ancaman atau teror.
Sementara itu, Kapolresta Barelang Kombes Pol Eka Yudha mengatakan masih menyelidiki motif pengeboman.
"Kami tidak bisa menduga apakah ada hubungan dengan kasus mobil mewah atau apa. Ini masih penyelidikan dan sementara baru meminta keterangan seorang saksi, yaitu satpam yang di tempat kejadian," kata Eka. (Y011/A013/Btm1)
Pewarta :
Editor : Jo Seng Bie
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
SKK Migas Sumbagut komitmen berikan manfaat ganda bagi masyarakat di daerah
20 September 2025 7:22 WIB
Ganda putra Indonesia Leo/Bagas ke final All England 2025 usai kalahkan Sabar/Reza
16 March 2025 4:59 WIB, 2025
Pertama kalinya ganda putra Indonesia Sabar/Reza tembus ke perempat final All England
14 March 2025 4:28 WIB, 2025
Tiga wakil Indonesia dipastikan maju ke perempat final Orleans Masters 2025
07 March 2025 4:56 WIB, 2025
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
KPK panggil lagi 5 saksi terkait kasus mantan Kakanwil DJP Jakarta Khusus
08 September 2026 14:59 WIB