Pemkab Inhil dirikan posko terkait kecelakaan kapal Evelyn Calisca 01
Jumat, 28 April 2023 14:13 WIB
Suasana Posko penanganan kecelakaan kapal Evelyn Calista di Indragiri Hilir, Riau, Kamis (27/4/23). ANTARA/Adriah
Indragiri Hilir (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Pemkab inhil), Riau, mendirikan posko penanganan korban Kapal Cepat Evelyn Calisca 01 yang terbalik di perbatasan Perairan Kateman dan Pulau Burung saat berlayar menuju Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (27/4).
Bupati Indragiri Hilir Muhammad Wardan di Tembilahan, Jumat, mengatakan Posko tersebut didirikan guna memberikan pelayanan serta memfasilitasi masyarakat dan keluarga korban, termasuk dalam menerima laporan kehilangan bagi keluarga korban mengingat saat ini masih terjadi kesimpangsiuran data jumlah korban terkait kecelakaan.
"Kita berharap masyarakat yang dalam kesusahan ini mendapatkan bantuan," kata Bupati Inhil.
Baca juga: Tiga korban meninggal kecelakaan kapal Evelyn Calisca 01 dipulangkan ke Tanjungpinang
Posko tersebut dibuka 24 jam sehari selama tujuh hari ke depan. Masyarakat yang merasa keluarganya menjadi penumpang kapal bisa mendatangi posko untuk keperluan pendataan.
Bupati Muhammad Wardan juga sempat turun ke lokasi kejadian guna memastikan secara langsung proses evakuasi dan penanganan korban kecelakaan kapal laut tersebut.
"Mengingat hal ini merupakan musibah besar yang banyak memakan korban jiwa maka tentunya. Pagi ini saya bersama Asisten II Setda Kabupaten Inhil, Ketua PMI Inhil, Kadis Perhubungan, Kadis BPBD bertolak langsung ke lokasi guna melihat evakuasi korban kecelakaan," kata Bupati.
Saat ini proses pencarian terhadap korban yang belum ditemukan masih terus dilakukan. Informasi sementara masih terdapat sembilan orang korban yang belum berhasil ditemukan.
Baca juga: 12 orang meninggal dalam kecelakaan kapal Evelyn Calisca 01 tujuan Tanjungpinang
Sementara untuk penumpang selamat dan jenazah sudah dipulangkan mulai pukul 04.24 WIB.
Sebelumnya, Kapolres Inhil AKBP Norhayat menyebutkan jenazah yang teridentifikasi sudah langsung dibawa pulang oleh keluarga.
"Karena sudah teridentifikasi keluarga korban bisa langsung bawa jenazahnya,” kata Kapolres.
Baca juga: Warga Tanjungpinang lapor ke posko, tunangannya meninggal dalam kapal Evelyn Calisca 01 yang terbalik
Tiga korban dibawa ke Tanjungpinang...
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepri Junaidi mengatakan, tiga jenazah korban kecelakaan kapal Evelyn Calisca 01 di Indragiri Hilir (Inhil), Riau, dipulangkan ke Tanjungpinang pada Jumat (28/4).
"Tadi baru berkoordinasi dengan KSOP Inhil, ada tiga jenazah korban kapal Evelyn asal Tanjungpinang dipulangkan menggunakan speedboat (kapal cepat) kayu. Saat ini sedang dalam perjalanan,” ujarnya saat dihubungi di Batam Kepulauan Riau, Jumat.
Untuk identitas korban yang dipulangkan itu, dia mengaku belum mengetahui identitas lengkap korban kecelakaan kapal Evelyn yang dipulangkan itu.
Baca juga: Pemprov Kepri kordinasi dengan KSOP Tembilahan terkait kecelakaan kapal Evelin Calisa 01
"Saya saat ini di posko pelabuhan untuk melakukan koordinasi, informasi lengkap terkait tiga jenazah yang dikirim belum dapat lengkap," katanya.
Dari hasil yang disampaikan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Inhil kepadanya, ada belasan korban yang sebagian besar sudah diambil oleh pihak keluarga.
"Korban lainnya yang kita dapat dari KSOP Inhil sudah diambil keluarga di Inhil. Sedangkan untuk keluarga yang disini kami belum tau. Kami akan cek di pos informasi di Pelabuhan Tanjungpinang, apakah korban dikebumikan di sini atau di daerah lain di Kepri," ujarnya.
Baca juga: Polresta Tanjungpinang buka posko informasi korban kapal Evelyn Calisca 01
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemkab Inhil dirikan posko terkait kecelakaan kapal cepat
Bupati Indragiri Hilir Muhammad Wardan di Tembilahan, Jumat, mengatakan Posko tersebut didirikan guna memberikan pelayanan serta memfasilitasi masyarakat dan keluarga korban, termasuk dalam menerima laporan kehilangan bagi keluarga korban mengingat saat ini masih terjadi kesimpangsiuran data jumlah korban terkait kecelakaan.
"Kita berharap masyarakat yang dalam kesusahan ini mendapatkan bantuan," kata Bupati Inhil.
Baca juga: Tiga korban meninggal kecelakaan kapal Evelyn Calisca 01 dipulangkan ke Tanjungpinang
Posko tersebut dibuka 24 jam sehari selama tujuh hari ke depan. Masyarakat yang merasa keluarganya menjadi penumpang kapal bisa mendatangi posko untuk keperluan pendataan.
Bupati Muhammad Wardan juga sempat turun ke lokasi kejadian guna memastikan secara langsung proses evakuasi dan penanganan korban kecelakaan kapal laut tersebut.
"Mengingat hal ini merupakan musibah besar yang banyak memakan korban jiwa maka tentunya. Pagi ini saya bersama Asisten II Setda Kabupaten Inhil, Ketua PMI Inhil, Kadis Perhubungan, Kadis BPBD bertolak langsung ke lokasi guna melihat evakuasi korban kecelakaan," kata Bupati.
Saat ini proses pencarian terhadap korban yang belum ditemukan masih terus dilakukan. Informasi sementara masih terdapat sembilan orang korban yang belum berhasil ditemukan.
Baca juga: 12 orang meninggal dalam kecelakaan kapal Evelyn Calisca 01 tujuan Tanjungpinang
Sementara untuk penumpang selamat dan jenazah sudah dipulangkan mulai pukul 04.24 WIB.
Sebelumnya, Kapolres Inhil AKBP Norhayat menyebutkan jenazah yang teridentifikasi sudah langsung dibawa pulang oleh keluarga.
"Karena sudah teridentifikasi keluarga korban bisa langsung bawa jenazahnya,” kata Kapolres.
Baca juga: Warga Tanjungpinang lapor ke posko, tunangannya meninggal dalam kapal Evelyn Calisca 01 yang terbalik
Tiga korban dibawa ke Tanjungpinang...
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepri Junaidi mengatakan, tiga jenazah korban kecelakaan kapal Evelyn Calisca 01 di Indragiri Hilir (Inhil), Riau, dipulangkan ke Tanjungpinang pada Jumat (28/4).
"Tadi baru berkoordinasi dengan KSOP Inhil, ada tiga jenazah korban kapal Evelyn asal Tanjungpinang dipulangkan menggunakan speedboat (kapal cepat) kayu. Saat ini sedang dalam perjalanan,” ujarnya saat dihubungi di Batam Kepulauan Riau, Jumat.
Untuk identitas korban yang dipulangkan itu, dia mengaku belum mengetahui identitas lengkap korban kecelakaan kapal Evelyn yang dipulangkan itu.
Baca juga: Pemprov Kepri kordinasi dengan KSOP Tembilahan terkait kecelakaan kapal Evelin Calisa 01
"Saya saat ini di posko pelabuhan untuk melakukan koordinasi, informasi lengkap terkait tiga jenazah yang dikirim belum dapat lengkap," katanya.
Dari hasil yang disampaikan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Inhil kepadanya, ada belasan korban yang sebagian besar sudah diambil oleh pihak keluarga.
"Korban lainnya yang kita dapat dari KSOP Inhil sudah diambil keluarga di Inhil. Sedangkan untuk keluarga yang disini kami belum tau. Kami akan cek di pos informasi di Pelabuhan Tanjungpinang, apakah korban dikebumikan di sini atau di daerah lain di Kepri," ujarnya.
Baca juga: Polresta Tanjungpinang buka posko informasi korban kapal Evelyn Calisca 01
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemkab Inhil dirikan posko terkait kecelakaan kapal cepat
Pewarta : Bayu Agustari Adha/Adriah
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tren "mudik terbalik" saat Imlek kian populer di kalangan anak muda di China
12 February 2026 12:12 WIB
Tim SAR gabungan Natuna evakuasi dua nelayan korban kapal terbalik di Selaut
01 October 2025 8:18 WIB