Kementerian Kominfo koordinasi dengan BSSN soal dugaan data paspor bocor
Rabu, 5 Juli 2023 19:47 WIB
Informasi dugaan kebocoran 34 juta data paspor Indonesia yang diungkap oleh praktisi keamanan siber Teguh Aprianto melalui cuitan di akun Twitternya @secgron, Rabu (5/7/2023) (ANTARA/HO-Twitter @secgron)
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Komunikasi dan Informatika menyatakan telah melakukan koordinasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) serta Ditjen Imigrasi terkait dengan dugaan kebocoran data paspor milik 34 juta WNI.
Direktur Jendral Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo Usman Kansong menyebutkan ketiga pihak masih menelusuri dan meneliti dugaan kebocoran data itu.
"Hasil sementara, ada perbedaan struktur data antara yang ada di Pusat Data Nasional dengan yang beredar. Tim masih melakukan penelusuran," ujar Usman dalam pesan singkatnya kepada ANTARA, Rabu.
Sebelumnya diberitakan sebanyak 34 juta data paspor Indonesia diduga dibocorkan dan diperjualbelikan, informasi tersebut diungkap oleh praktisi keamanan siber Teguh Aprianto melalui cuitan di akun Twitternya.
"Buat yang sudah pada punya paspor, selamat karena 34 juta data paspor baru saja dibocorkan dan diperjualbelikan," tulis Teguh dalam cuitannya di akun @secgron.
Teguh menjelaskan, data informasi yang bocor di antaranya adalah nomor paspor, tanggal berlaku paspor, nama lengkap, tanggal lahir, dan jenis kelamin.
Dalam portal tersebut, kata Teguh, pelaku memberikan sampel sebanyak 1 juta data. "Jika dilihat dari data sampel yang diberikan, data tersebut terlihat valid. Timestampnya dari tahun 2009-2020," tulis dia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemenkominfo telah koordinasikan dugaan data paspor bocor
Direktur Jendral Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo Usman Kansong menyebutkan ketiga pihak masih menelusuri dan meneliti dugaan kebocoran data itu.
"Hasil sementara, ada perbedaan struktur data antara yang ada di Pusat Data Nasional dengan yang beredar. Tim masih melakukan penelusuran," ujar Usman dalam pesan singkatnya kepada ANTARA, Rabu.
Sebelumnya diberitakan sebanyak 34 juta data paspor Indonesia diduga dibocorkan dan diperjualbelikan, informasi tersebut diungkap oleh praktisi keamanan siber Teguh Aprianto melalui cuitan di akun Twitternya.
"Buat yang sudah pada punya paspor, selamat karena 34 juta data paspor baru saja dibocorkan dan diperjualbelikan," tulis Teguh dalam cuitannya di akun @secgron.
Teguh menjelaskan, data informasi yang bocor di antaranya adalah nomor paspor, tanggal berlaku paspor, nama lengkap, tanggal lahir, dan jenis kelamin.
Dalam portal tersebut, kata Teguh, pelaku memberikan sampel sebanyak 1 juta data. "Jika dilihat dari data sampel yang diberikan, data tersebut terlihat valid. Timestampnya dari tahun 2009-2020," tulis dia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemenkominfo telah koordinasikan dugaan data paspor bocor
Pewarta : Livia Kristianti
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PLP Tanjung Uban evakuasi empat kru kapal tanker bocor di Perairan Bintan
13 January 2025 6:15 WIB, 2025
Ari Dwipayana bantah ban mobil Presiden tidak bocor saat kunjungan kerja
25 January 2024 10:05 WIB, 2024
Audio bocor ungkap tentara Israel serang warganya sendiri yang disekap oleh Hamas
09 December 2023 7:34 WIB, 2023
SAR gabungan evakuasi tujuh WNA penumpang kapal yacht yang bocor di Anambas
30 July 2023 20:21 WIB, 2023
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Iran desak Dewan Keamanan PBB tolak draf resolusi terkait Selat Hormuz usulan AS
07 May 2026 15:41 WIB
Menkeu AS Bessent isyaratkan Donald Trump akan "tekan" Xi Jinping terkait Iran
05 May 2026 12:19 WIB