SPBU di Rusia meledak, sebabkan 30 orang tewas
Selasa, 15 Agustus 2023 16:44 WIB
Ilustrasi - Ilustrasi ledakan. (ANTARA)
Moskow (ANTARA) - Ledakan dahsyat yang terjadi di SPBU di Kota Makhachkala, Rusia, yang berlokasi di wilayah Dagestan Kaukasus, menewaskan 30 orang dan melukai 100 orang.
Ledakan yang terjadi pada Senin (14/8) malam itu menyebabkan kebakaran parah yang menyebar hingga ke area seluas lebih dari 600 meter, kata gubernur daerah setempat, Sergey Melikov melalui pernyataan.
"Penyebab dan jenis ledakan masih diselidiki. Menurut data awal, tangki yang berada di depan SPBU meledak sehingga menyebabkan kebakaran," katanya.
Gubernur mengumumkan status darurat di lokasi kejadian di distrik Kumtorkalin.
Sebanyak dua dari delapan tangki bahan bahar meledak sehingga menimbulkan kerusakan parah.
Selain itu, sebanyak lebih dari 70 orang dilaporkan turut memadamkan kobaran api.
Otoritas Dagestan juga mengumumkan hari berkabung menyusul insiden tersebut.
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Ledakan SPBU di Rusia sebabkan 30 orang tewas, 100 terluka
Ledakan yang terjadi pada Senin (14/8) malam itu menyebabkan kebakaran parah yang menyebar hingga ke area seluas lebih dari 600 meter, kata gubernur daerah setempat, Sergey Melikov melalui pernyataan.
"Penyebab dan jenis ledakan masih diselidiki. Menurut data awal, tangki yang berada di depan SPBU meledak sehingga menyebabkan kebakaran," katanya.
Gubernur mengumumkan status darurat di lokasi kejadian di distrik Kumtorkalin.
Sebanyak dua dari delapan tangki bahan bahar meledak sehingga menimbulkan kerusakan parah.
Selain itu, sebanyak lebih dari 70 orang dilaporkan turut memadamkan kobaran api.
Otoritas Dagestan juga mengumumkan hari berkabung menyusul insiden tersebut.
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Ledakan SPBU di Rusia sebabkan 30 orang tewas, 100 terluka
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Eropa tengah bersiap hadapi kemungkinan Presiden AS setop dukungan ke Ukraina
24 November 2025 10:53 WIB