Jokowi mengaku sudah lama tidak bertemu Gibran
Jumat, 13 Oktober 2023 11:43 WIB
ARsip foto - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama putranya yang juga Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka, dan cucunya Jan Ethes mengunjungi Mas Don Art Center, Kecamatan Serengan, Surakarta, Jawa Tengah, Senin (23/1/2023). ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr
Jakarta (ANTARA) - Presiden Joko Widodo mengaku sudah lama tidak bertemu putra sulungnya Gibran Rakabuming Raka yang belakangan disebut-sebut akan menjadi bakal calon wakil presiden berpasangan dengan Prabowo Subianto.
"Beberapa bulan nggak pernah ketemu," kata Jokowi di Indramayu, Jawa Barat, Jumat.
Hal itu disampaikan Jokowi saat menjawab pertanyaan apakah Gibran berkonsultasi dengan dirinya terkait isu menjadi cawapres Prabowo Subianto.
Jokowi juga menjawab tudingan bahwa keluarganya sedang berupaya membangun sebuah dinasti politik. Presiden menyerahkan anggapan itu kepada masyarakat. "Serahkan masyarakat saja," kata dia.
Sebelumnya nama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka disebut-sebut berpotensi kuat menjadi cawapres pendamping Prabowo Subianto.
Peluang putra Jokowi tersebut untuk maju dalam Pilpres 2024 hanya terbentur oleh usianya yang nisbi muda.
Namun, aturan batas usia itu tengah digugat di Mahkamah Konstitusi oleh sejumlah pihak dan akan diputuskan Senin (16/10) pekan depan.
Sementara itu, dalam pemberitaan sebelumnya disebutkan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Bogor, mendeklarasikan dukungan kepada Gibran Rakabuming Raka untuk mendampingi Prabowo Subianto dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Deklarasi tersebut dilakukan oleh pengurus DPC dan Ketua PAC Partai Gerindra se-Kabupaten Bogor di Sekretariat DPC, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Kamis sore.
Iwan menyebutkan, dukungan untuk Gibran menjadi Bakal Calon Presiden (Bacapres) itu merupakan aspirasi para kader Partai Gerindra di Kabupaten Bogor.
"Kami yakin usulan kami ini sudah dengan berbagai pertimbangan dan mendengar seluruh aspirasi dari masyarakat di Bogor," kata Iwan yang juga menjabat Bupati Bogor.
Menurut dia, dengan menggandeng Gibran yang merupakan Wali Kota Solo, dapat memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa Prabowo akan melanjutkan program-program Presiden RI Joko Widodo jika terpilih menjadi Presiden RI periode 2024-2029.
"Mudah-mudahan lebih baik lagi dengan menggandeng putranya pak Jokowi menjadi penerusnya, supaya bisa bersinergi di dalam masyarakat, program-program yang belum terselesaikan seperti IKN (Ibu Kota Nusantara)," ujarnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Jokowi lama tak bertemu Gibran yang diisukan jadi bakal cawapres
"Beberapa bulan nggak pernah ketemu," kata Jokowi di Indramayu, Jawa Barat, Jumat.
Hal itu disampaikan Jokowi saat menjawab pertanyaan apakah Gibran berkonsultasi dengan dirinya terkait isu menjadi cawapres Prabowo Subianto.
Jokowi juga menjawab tudingan bahwa keluarganya sedang berupaya membangun sebuah dinasti politik. Presiden menyerahkan anggapan itu kepada masyarakat. "Serahkan masyarakat saja," kata dia.
Sebelumnya nama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka disebut-sebut berpotensi kuat menjadi cawapres pendamping Prabowo Subianto.
Peluang putra Jokowi tersebut untuk maju dalam Pilpres 2024 hanya terbentur oleh usianya yang nisbi muda.
Namun, aturan batas usia itu tengah digugat di Mahkamah Konstitusi oleh sejumlah pihak dan akan diputuskan Senin (16/10) pekan depan.
Sementara itu, dalam pemberitaan sebelumnya disebutkan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Bogor, mendeklarasikan dukungan kepada Gibran Rakabuming Raka untuk mendampingi Prabowo Subianto dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Deklarasi tersebut dilakukan oleh pengurus DPC dan Ketua PAC Partai Gerindra se-Kabupaten Bogor di Sekretariat DPC, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Kamis sore.
Iwan menyebutkan, dukungan untuk Gibran menjadi Bakal Calon Presiden (Bacapres) itu merupakan aspirasi para kader Partai Gerindra di Kabupaten Bogor.
"Kami yakin usulan kami ini sudah dengan berbagai pertimbangan dan mendengar seluruh aspirasi dari masyarakat di Bogor," kata Iwan yang juga menjabat Bupati Bogor.
Menurut dia, dengan menggandeng Gibran yang merupakan Wali Kota Solo, dapat memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa Prabowo akan melanjutkan program-program Presiden RI Joko Widodo jika terpilih menjadi Presiden RI periode 2024-2029.
"Mudah-mudahan lebih baik lagi dengan menggandeng putranya pak Jokowi menjadi penerusnya, supaya bisa bersinergi di dalam masyarakat, program-program yang belum terselesaikan seperti IKN (Ibu Kota Nusantara)," ujarnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Jokowi lama tak bertemu Gibran yang diisukan jadi bakal cawapres
Pewarta : Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Refly Harun rumuskan 7 poin keberatan ke Polda Metro Jaya terkait Roy Suryo
15 January 2026 17:04 WIB
Prabowo sebut Jokowi paling berjasa memulai proyek pabrik petrokimia Lotte
06 November 2025 12:51 WIB
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
China terbuka untuk dialog kembali dengan Jepang asal Takaichi tarik ucapan soal Taiwan
11 February 2026 11:16 WIB