Rekam Data e-KTP Batam Baru 12 Persen
Rabu, 4 Juli 2012 22:14 WIB
Batam (ANTARA Kepri) - Jumlah penduduk Batam Provinsi Kepulauan Riau baru melakukan rekam data kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) sebanyak 88.365 ribu atau 12 persen dari target sekitar 700 ribu penduduk yang harus selesai pada September mendatang.
"Dari awal Juni sampai saat ini jumlahnya mencapai 88.365 ribu atau sekitar 12 persen dari target pemerintah pusat sebesar lebih dari 700 ribu penduduk," kata Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Batam Ardiwinata di Batam, Rabu.
Ardi mengatakan, hingga 3 Juli 2012 jumlah penduduk yang telah melakukan rekam e-KTP di Kecamatan Batuampar 9.662 jiwa, Lubuk Baja (11.676), Batam Kota (7.553), Sekupang (8.006), Batu Aji (10.196), Bengkong (6.428), Nongsa (9.480), Sagulung (7.809) dan Sei Beduk 6.575 jiwa.
Selanjutnya, untuk Kecamatan Pesisir, yaitu Belakang Padang 5.299 jiwa, Bulang sebanyak 2.094 jiwa, Galang sebanyak 3.587 jiwa.
"Di pesisir memang lebih sedikit yang telah melakukan rekam e-KTP, karena jumlah penduduknya juga tidak sebanyak di Batam (pulau utama)," kata dia.
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Batam Sadri Khairuddin mengatakan, perekaman e-KTP di Batam terkendala peralatan perekaman data yang rusak.
"Tiga hard disk server dan 2 unit UPS client di Kecamatan Bengkong rusak," kata dia.
Rusaknya peralatan perekaman data itu mengganggu jalannya pendataan ulang keterangan masyarakat untuk e-KTP.
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi di Batam meminta Pemerintah Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau serius dalam melaksanakan program e-KTP.
"Wali Kota Batam harus serius dalam melaksanakan program e-KTP ini, karena sebagian besar penduduk Kepulauan Riau berada di Batam," kata Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi di Batam.
Ia mengatakan, keberhasilan program e-KTP di Batam akan berpengaruh signifikan terhadap kesuksesan di Provinsi Kepri.
"Target untuk Batam lebih dari 700 ribu penduduk dan harus selesai pada September nanti," kata dia. (KR-LNO/S023)
Editor: Rusdianto
"Dari awal Juni sampai saat ini jumlahnya mencapai 88.365 ribu atau sekitar 12 persen dari target pemerintah pusat sebesar lebih dari 700 ribu penduduk," kata Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Batam Ardiwinata di Batam, Rabu.
Ardi mengatakan, hingga 3 Juli 2012 jumlah penduduk yang telah melakukan rekam e-KTP di Kecamatan Batuampar 9.662 jiwa, Lubuk Baja (11.676), Batam Kota (7.553), Sekupang (8.006), Batu Aji (10.196), Bengkong (6.428), Nongsa (9.480), Sagulung (7.809) dan Sei Beduk 6.575 jiwa.
Selanjutnya, untuk Kecamatan Pesisir, yaitu Belakang Padang 5.299 jiwa, Bulang sebanyak 2.094 jiwa, Galang sebanyak 3.587 jiwa.
"Di pesisir memang lebih sedikit yang telah melakukan rekam e-KTP, karena jumlah penduduknya juga tidak sebanyak di Batam (pulau utama)," kata dia.
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Batam Sadri Khairuddin mengatakan, perekaman e-KTP di Batam terkendala peralatan perekaman data yang rusak.
"Tiga hard disk server dan 2 unit UPS client di Kecamatan Bengkong rusak," kata dia.
Rusaknya peralatan perekaman data itu mengganggu jalannya pendataan ulang keterangan masyarakat untuk e-KTP.
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi di Batam meminta Pemerintah Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau serius dalam melaksanakan program e-KTP.
"Wali Kota Batam harus serius dalam melaksanakan program e-KTP ini, karena sebagian besar penduduk Kepulauan Riau berada di Batam," kata Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi di Batam.
Ia mengatakan, keberhasilan program e-KTP di Batam akan berpengaruh signifikan terhadap kesuksesan di Provinsi Kepri.
"Target untuk Batam lebih dari 700 ribu penduduk dan harus selesai pada September nanti," kata dia. (KR-LNO/S023)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bapenda Batam siap pasang 600 alat perekam pajak untuk capai target PAD
07 March 2025 15:06 WIB, 2025
Diduga rekam perempuan di toilet pakai ponsel, oknum PNS ditangkap polisi
24 March 2024 19:02 WIB, 2024
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
BP3MI Kepri matangkan skema khusus pekerja perbatasan Karimun dan Meranti
26 September 2026 17:22 WIB
ISMI Kepri 2026--2030 resmi dikukuhkan, Misni minta amanah dijalankan untuk kemajuan daerah
26 September 2026 15:49 WIB
Pemkot Batam bangun kolam retensi dan drainase di sejumlah kawasan untuk atasi genangan
25 September 2026 14:06 WIB