Perekaman E-KTP Batam Capai 68,3 Persen
Senin, 5 November 2012 14:14 WIB
Batam (ANTARA Kepri) - Hingga dua hari menjelang batas akhir, perekaman KTP elektronik di Kota Batam Kepulauan Riau telah mencapai 68,3 persen.
"Hingga H-2 batas akhir registrasi e-KTP berakhir, sudah 483.176 jiwa yang selesai, atau 68,30 persen," kata Kepala Dinas Kependudukan Kota Batam Sadri Khairuddin di Batam, Senin.
Ia mengatakan perekaman regristasi e-KTP di kota industri tidak akan mencapai 100 persen dari wajib KTP, karena sebagian besa penduduk sudah pindah.
Pemerintah hanya menargetkan perekaman data e-KTP mencapai lebih dari 70 persen hingga batas akhir regristasi.
Menurut dia, sebagian besar warga Batam yang tercatat sebagai wajib KTP sudah pindah atau bekerja di luar negeri sehingga tidak bisa mendaftar ulang.
"Kami targetkan selesai 70 sampai 71 persen hingga hari akhir," katanya.
Dinas Kependudukan mencatat setiap bulan sekitar 700 sampai 900 orang pergi meninggalkan Batam berdasarkan pengurusan surat pindah, sejak beberapa tahun lalu.
Kebanyakan warga yang pindah bertempat tinggal di kawasan indutri dan bekerja di puluhan pabrik di Batam. Penduduk itu pindah ke kampung halamannya seiring habisnya masa kontrak kerja dengan perusahaan.
"Mereka mayoritas yang tinggal dan bekerja di daerah kawasan industri, kembali ke daerah asalnya," kata dia.
Menurut dia, hingga dua hari menjelang batas akhir, warga yang belum mendaftarkan e-KTP hanya sekitar 10 persen. Sedang sisa wajib pajak, 20 persen lagi sudah meninggalkan Batam.
Sekitar 10 persen lagi warga yang belum merekamkan data e-KTP terkendala sibuk dengan pekerjaannya.
Untuk mengejar ketertinggalan, Dinas Kependudukan mengajak warga untuk merekamkan data KTP elektronik dan memanfaatkan proses itu.
"Sisa waktu registrasi ulang untuk e-KTP juga tinggal dua hari supaya dimanfaatkan betul," kata dia.
Pemerintah membuka anjungan perekaman e-KTP di beberapa mal untuk memudahkan warga yang sibuk.
Sementara itu, perekaman e-KTP di Kecamatan Batu Ampar sebanyak 110 jiwa, Lubuk Baja 40.712 jiwa, Kecamatan Batam Kota 58.644 jiwa, Sekupang 59.101, Batu Aji 57.839 jiwa, Bengkong 57.483 dan Nongsa 26.637 jiwa.
Selanjutnya di Sagulung jumlah rekam data mencapai 72.808 jiwa, Sei Beduk 42.994 jiwa, Belakang Padang 12.280, Bulang 6.371 jiwa dan Galang 9.197 jiwa.(*)
Editor: Dedi
"Hingga H-2 batas akhir registrasi e-KTP berakhir, sudah 483.176 jiwa yang selesai, atau 68,30 persen," kata Kepala Dinas Kependudukan Kota Batam Sadri Khairuddin di Batam, Senin.
Ia mengatakan perekaman regristasi e-KTP di kota industri tidak akan mencapai 100 persen dari wajib KTP, karena sebagian besa penduduk sudah pindah.
Pemerintah hanya menargetkan perekaman data e-KTP mencapai lebih dari 70 persen hingga batas akhir regristasi.
Menurut dia, sebagian besar warga Batam yang tercatat sebagai wajib KTP sudah pindah atau bekerja di luar negeri sehingga tidak bisa mendaftar ulang.
"Kami targetkan selesai 70 sampai 71 persen hingga hari akhir," katanya.
Dinas Kependudukan mencatat setiap bulan sekitar 700 sampai 900 orang pergi meninggalkan Batam berdasarkan pengurusan surat pindah, sejak beberapa tahun lalu.
Kebanyakan warga yang pindah bertempat tinggal di kawasan indutri dan bekerja di puluhan pabrik di Batam. Penduduk itu pindah ke kampung halamannya seiring habisnya masa kontrak kerja dengan perusahaan.
"Mereka mayoritas yang tinggal dan bekerja di daerah kawasan industri, kembali ke daerah asalnya," kata dia.
Menurut dia, hingga dua hari menjelang batas akhir, warga yang belum mendaftarkan e-KTP hanya sekitar 10 persen. Sedang sisa wajib pajak, 20 persen lagi sudah meninggalkan Batam.
Sekitar 10 persen lagi warga yang belum merekamkan data e-KTP terkendala sibuk dengan pekerjaannya.
Untuk mengejar ketertinggalan, Dinas Kependudukan mengajak warga untuk merekamkan data KTP elektronik dan memanfaatkan proses itu.
"Sisa waktu registrasi ulang untuk e-KTP juga tinggal dua hari supaya dimanfaatkan betul," kata dia.
Pemerintah membuka anjungan perekaman e-KTP di beberapa mal untuk memudahkan warga yang sibuk.
Sementara itu, perekaman e-KTP di Kecamatan Batu Ampar sebanyak 110 jiwa, Lubuk Baja 40.712 jiwa, Kecamatan Batam Kota 58.644 jiwa, Sekupang 59.101, Batu Aji 57.839 jiwa, Bengkong 57.483 dan Nongsa 26.637 jiwa.
Selanjutnya di Sagulung jumlah rekam data mencapai 72.808 jiwa, Sei Beduk 42.994 jiwa, Belakang Padang 12.280, Bulang 6.371 jiwa dan Galang 9.197 jiwa.(*)
Editor: Dedi
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Batam lakukan jemput bola pelayanan administrasi penduduk di pulau penyangga
29 September 2025 14:36 WIB
Disdukcapil Batam pastikan kelompok rentan punya identitas kependudukan resmi
12 September 2025 14:49 WIB, 2025
Polisi ungkap kasus perekaman seorang majikan tanpa busana oleh asistennya
09 August 2025 12:51 WIB, 2025
99 persen wajib ber-KTP elektronik di Natuna telah melakukan perekaman
02 January 2025 18:43 WIB, 2025
KPU Natuna sebut perekaman Sirekap tidak terganggu meski di blank spot
14 November 2024 10:48 WIB, 2024
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Polres Natuna bagikan 1.500 masker antisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan
24 September 2026 11:31 WIB
Pemkab Natuna tingkatkan keterampilan SDM lewat pelatihan keahlian gratis
24 September 2026 9:07 WIB