Golkar Targetkan 14 Kursi DPRD Kepri
Jumat, 19 April 2013 19:33 WIB
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Partai Golkar menargetkan 14 kursi DPRD Provinsi Kepulauan Riau pada pemilu 2014, naik 100 persen dibanding sekarang.
"Kami optimistis dapat tercapai, karena partai kami semakin dekat dengan rakyat" kata Sekretaris DPD Partai Golkar Kepulauan Riau (Kepri) Agustar, yang dihubungi dari Tanjungpinang, Jumat.
Pada Pemilu 2009, lanjutnya, Golkar berhasil menjadi pemenang di Kepri. Saat itu, Golkar berhasil mendapat tujuh kursi di legislatif Kepri.
"Paling banyak kursi diperoleh dari caleg Kepri dapil Batam. Kami berharap Pemilu 2014 dapat tujuh kursi dari dapil Batam," ujarnya.
Ia menambahkan, Golkar menargetkan dapil Tanjungpinang dapat meraih dua kursi, naik 100 persen dibanding kursi yang didapat pada Pemilu 2009. Target itu realistis, walaupun jumlah kursi DPRD Kepri dapil Tanjungpinang hanya lima kursi.
Caleg Kepri dari Partai Golkar untuk dapil Tanjungpinang lebih banyak tokoh masyarakat, bukan politisi seperti mantan Sekda Kepri Eddy Wijaya, mantan anggota DPD RI Hendry Frankim dan istri Wakil Bupati Bintan Khazalik. Sedangkan Raja Syahniar dan Tedi Jun merupakan politisi asal Golkar.
"Ada beberapa tokoh masyarakat yang turun gunung atas permintaan masyarakat, bukan berdasarkan permintaan partai," ungkapnya.
Sementara untuk DPRD Tanjungpinang, Golkar menargetkan mendapat delapan kursi. Pada Pemilu 2009, Golkar berhasil mendapat tiga kursi di DPRD Tanjungpinang.
"Untuk DPRD Batam, kami menargetkan dapat 12 kursi," katanya. (Antara)
Editor: Rusdianto
"Kami optimistis dapat tercapai, karena partai kami semakin dekat dengan rakyat" kata Sekretaris DPD Partai Golkar Kepulauan Riau (Kepri) Agustar, yang dihubungi dari Tanjungpinang, Jumat.
Pada Pemilu 2009, lanjutnya, Golkar berhasil menjadi pemenang di Kepri. Saat itu, Golkar berhasil mendapat tujuh kursi di legislatif Kepri.
"Paling banyak kursi diperoleh dari caleg Kepri dapil Batam. Kami berharap Pemilu 2014 dapat tujuh kursi dari dapil Batam," ujarnya.
Ia menambahkan, Golkar menargetkan dapil Tanjungpinang dapat meraih dua kursi, naik 100 persen dibanding kursi yang didapat pada Pemilu 2009. Target itu realistis, walaupun jumlah kursi DPRD Kepri dapil Tanjungpinang hanya lima kursi.
Caleg Kepri dari Partai Golkar untuk dapil Tanjungpinang lebih banyak tokoh masyarakat, bukan politisi seperti mantan Sekda Kepri Eddy Wijaya, mantan anggota DPD RI Hendry Frankim dan istri Wakil Bupati Bintan Khazalik. Sedangkan Raja Syahniar dan Tedi Jun merupakan politisi asal Golkar.
"Ada beberapa tokoh masyarakat yang turun gunung atas permintaan masyarakat, bukan berdasarkan permintaan partai," ungkapnya.
Sementara untuk DPRD Tanjungpinang, Golkar menargetkan mendapat delapan kursi. Pada Pemilu 2009, Golkar berhasil mendapat tiga kursi di DPRD Tanjungpinang.
"Untuk DPRD Batam, kami menargetkan dapat 12 kursi," katanya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Idrus Marham sebut ada pihak ingin adu domba Golkar-Gerindra terkait isu LPG 3 kg
08 February 2025 8:56 WIB, 2025
Bahlil umumkan susunan lengkap pengurus Golkar, tidak ada nama Jokowi
07 November 2024 19:03 WIB, 2024
KPU Kepri sebut lima parpol bisa ajukan calon kepala daerah tanpa koalisi
27 August 2024 8:34 WIB, 2024
Airlangga dan Agus Gumiwang sindir Bahlil jadi Ketum Golkar selanjutnya
19 August 2024 11:55 WIB, 2024
Agus Gumiwang terpilih jadi Plt Ketum Golkar, begini tanggapan Bamsoet
14 August 2024 10:06 WIB, 2024
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
HUT 81 RI, Gubernur Kepri ajak masyarakat kenang jasa pahlawan Raja Ali Haji
17 August 2026 12:17 WIB