Natuna (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Natuna, Polda Kepulauan Riau menggandeng TNI dan pemerintah kabupaten setempat dalam Operasi Keselamatan Seligi 2026.
Wakapolres Natuna Kompol Paten Tarigan di Natuna, Senin, mengatakan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) telah memulai Operasi Keselamatan Seligi 2026.
Sasaran dalam operasi itu antara lain peningkatan kepatuhan pengguna jalan, penurunan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, serta edukasi keselamatan berkendara kepada masyarakat, termasuk pelajar dan pengguna transportasi laut.
Operasi dimulai dengan apel bersama pada Senin pagi, di Mako Polres Natuna. Kolaborasi dinilai perlu mengingat wilayah Natuna yang luas dan terdapat berbagai instansi.
"Apel gelar pasukan tersebut dihadiri oleh unsur lintas sektoral, di antaranya Subdenpom AD, POM AU, POM AL, Basarnas, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Natuna," ucap dia.
Baca juga: Polda Kepri target turunkan angka pelanggaran lalu lintas diawal tahun 2026
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk sinergisitas sekaligus pengecekan kesiapan personel dan sarana pendukung dalam pelaksanaan operasi.
Operasi dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 2 Februari hingga 15 Februari 2026.
Tujuannya untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, serta menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang kondusif di wilayah Provinsi Kepulauan Riau, khususnya Kabupaten Natuna.
"Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh instansi terkait atas dukungan, kerja sama, serta sinergi yang telah terjalin, sehingga kedepannya pelaksanaan operasi keselamatan seligi 2026 dapat terlaksana dengan baik demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat," kata dia.
Baca juga: Polda Kepri selidiki scam website perbankan yang membuat rugi pengusaha Batam