Delapan Pemodal Asing "Lirik" FTZ Batam
Senin, 20 Mei 2013 6:36 WIB
Batam (Antara Kepri) - Badan Pengusahaan (BP) Batam mencatat pada April 2013 terdapat delapan Penanam Modal Asing (PMA) berminat berinvestasi di Batam dengan nilai investasi mencapai 12,250 juta dolar AS.
Kasubdit Humas dan Publikasi BP Batam, Ilham Eka Hartawan di Batam, Senin mengatakan perusahaan tersebut berminat berinvestasi dalam bidang pembangkit listrik tenaga terbarukan, bidang perplastikan, paku mor dan baut, pengelolaan ikan, jasa industri dan berbagai pengerjaan khusus logam serta ekspor impor.
"Perusahaan tersebut berasal dari Singapura, China, Belanda, Australia dan Malaysia. Bila semua perusahaan tersebut merealisasikan investasinya akan mampu menciptakan 423 lowongan kerja baru," kata Ilham.
BP Batam, kata Ilham, akan menindaklanjuti keinginan dari ke-8 PMA yang akan berinvestasi tersebut agar segera merealisasikan usah di Batam.
Ilham mengatakan, hingga April 2013 sudah ada 35 perusahaan yang merealisasikan investasi di Batam. Dari jumlah tersebut sebagian merupakan perusahaan yang baru masuk Batam dan sebagian perusahaan lama yang melakukan perluasan usaha.
"Industri penunjang migas dan pembuatan serta perbaikan kapal masih menjadi sektor paling diminati dibanding sektor lain," kata Ilham.
Badan Pengusahaan (BP) Batam menargetkan sebanyak 90 pengusaha asing berinvestasi di kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas Batam (FTZ) dengan nilai investasi minimal 350 juta dolar AS pada 2013.
Ia mengatakan, negara-negara kawasan Asia seperti Singapura, Malaysia, Korea Selatan, China, Taiwan, Jepang masih menjadi negara paling banyak berinvestasi di Batam.
"Target utama tahun ini masih kawasan Asia, namun tidak menutup kemungkinan promosi juga dilakukan di wilayah Amerika, Eropa, dan Afrika," kata Ilham.
BP Batam, kata Ilham, saat ini terus mengembangkan berbagai fasilitas penunjang FTZ yang meliputi penambahan kapasitas penunjang di Batuampar, pembangunan Pelabuhan FTZ Tanjung Sauh dan penambahan kapasitas bandara.
"Batam masih menjadi tujuan investasi Penanaman Modal Asing. Terbukti dari berbagai negara masuk ke Batam untuk menanamkan modal mereka pada berbagai bidang usaha," kata dia. (Antara)
Editor: Rusdianto
Kasubdit Humas dan Publikasi BP Batam, Ilham Eka Hartawan di Batam, Senin mengatakan perusahaan tersebut berminat berinvestasi dalam bidang pembangkit listrik tenaga terbarukan, bidang perplastikan, paku mor dan baut, pengelolaan ikan, jasa industri dan berbagai pengerjaan khusus logam serta ekspor impor.
"Perusahaan tersebut berasal dari Singapura, China, Belanda, Australia dan Malaysia. Bila semua perusahaan tersebut merealisasikan investasinya akan mampu menciptakan 423 lowongan kerja baru," kata Ilham.
BP Batam, kata Ilham, akan menindaklanjuti keinginan dari ke-8 PMA yang akan berinvestasi tersebut agar segera merealisasikan usah di Batam.
Ilham mengatakan, hingga April 2013 sudah ada 35 perusahaan yang merealisasikan investasi di Batam. Dari jumlah tersebut sebagian merupakan perusahaan yang baru masuk Batam dan sebagian perusahaan lama yang melakukan perluasan usaha.
"Industri penunjang migas dan pembuatan serta perbaikan kapal masih menjadi sektor paling diminati dibanding sektor lain," kata Ilham.
Badan Pengusahaan (BP) Batam menargetkan sebanyak 90 pengusaha asing berinvestasi di kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas Batam (FTZ) dengan nilai investasi minimal 350 juta dolar AS pada 2013.
Ia mengatakan, negara-negara kawasan Asia seperti Singapura, Malaysia, Korea Selatan, China, Taiwan, Jepang masih menjadi negara paling banyak berinvestasi di Batam.
"Target utama tahun ini masih kawasan Asia, namun tidak menutup kemungkinan promosi juga dilakukan di wilayah Amerika, Eropa, dan Afrika," kata Ilham.
BP Batam, kata Ilham, saat ini terus mengembangkan berbagai fasilitas penunjang FTZ yang meliputi penambahan kapasitas penunjang di Batuampar, pembangunan Pelabuhan FTZ Tanjung Sauh dan penambahan kapasitas bandara.
"Batam masih menjadi tujuan investasi Penanaman Modal Asing. Terbukti dari berbagai negara masuk ke Batam untuk menanamkan modal mereka pada berbagai bidang usaha," kata dia. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Imigrasi amankan 13 WNA bekerja di perusahaan fiktif PMA di Kota Batam
13 March 2025 13:35 WIB, 2025
DPMPTSP: Realisasi investasi di Batam capai Rp25,46 triliun tahun 2024
24 February 2025 15:46 WIB, 2025
DPMPTSP: Investasi asing di Batam semester I 2024 mencapai Rp8,73 T
12 September 2024 15:26 WIB, 2024