KPU Karimun Gandeng PKBM Sosialisasikan Pemilu
Senin, 10 Februari 2014 21:00 WIB
Logo KPU (antaranews.com)
Karimun (Antara Kepri) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, akan menggandeng Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat untuk menyosialisasikan Pemilihan Umum 9 April 2014 kepada masyarakat buta huruf dan daerah pesisir.
      Â
"PKBM kami jadikan mitra dalam menyosialisasikan Pemilu karena menjadi wadah belajar bagi masyarakat buta huruf dan daerah pesisir," kata Ketua KPU Karimun Bambang Hermanto yang dihubungi dari Tanjung Balai Karimun, Senin.
      Â
Bambang Hermanto mengatakan, sebelumnya pihaknya beserta relawan demokrasi diundang satu PKBM di Desa Alai, Kecamatan Ungar untuk menyosialisasikan Pemilu kepada warga belajarnya.
      Â
Warga belajar di PKBM tersebut, menurut dia berasal dari kalangan warga buta huruf yang umumnya tinggal di daerah pesisir dan bekerja sebagai nelayan.
      Â
"Meski mereka buta huruf dan tinggal di pesisir. Mereka sangat antusias mengikuti sosialisasi itu. Awalnya, kami memperkirakan yang hadir hanya puluhan orang, tapi ternyata mencapai ratusan orang," katanya.
      Â
Untuk itu, kata dia, KPU akan memprogramkan kegiatan serupa pada PKBM lain dengan target pemilih pinggiran atau hinterland.
      Â
Relawan demokrasi, menurut dia turut dikerahkan untuk menyosialisasikan Pemilu pada PKBM-PKBM yang lain.
      Â
Menurut dia, pemilih pinggiran, merupakan satu dari lima target sosialisasi yang dilakukan relawan demokrasi.
      Â
"Kami akan programkan PKBM hingga dua bulan ke depan. Karena itu, jumlah PKBM di Karimun akan kami data sebagai target sosialisasi," katanya.
      Â
Ia berharap, sosialisasi Pemilu melalui PKBM dapat menjangkau masyarakat yang kurang mengetahui informasi Pemilu. Selain itu, untuk menghemat anggaran.
      Â
"Anggaran sosialisasi minim, karena itu sosialisasi kita upayakan seefektif mungkin," katanya.
      Â
Secara terpisah, Wakil Ketua Forum Komunikasi PKBM Karimun Raja Zuriantiaz mengatakan, sosialisasi Pemilu melalui PKBM sangat tepat, khususnya untuk peserta didik Keaksaraan Fungsional (KF) yang merupakan warga buta huruf.
      Â
"Informasi dari Dinas Pendidikan, jumlah warga buta huruf sekitar empat ribuan. Sebagian dari mereka belajar membaca melalui program KF di PKBM," kata dia.
      Â
Jumlah PKBM se-Karimun, kata dia lagi, sebanyak 22 namun yang aktif 19.(Antara)
Editor: Dedi
      Â
"PKBM kami jadikan mitra dalam menyosialisasikan Pemilu karena menjadi wadah belajar bagi masyarakat buta huruf dan daerah pesisir," kata Ketua KPU Karimun Bambang Hermanto yang dihubungi dari Tanjung Balai Karimun, Senin.
      Â
Bambang Hermanto mengatakan, sebelumnya pihaknya beserta relawan demokrasi diundang satu PKBM di Desa Alai, Kecamatan Ungar untuk menyosialisasikan Pemilu kepada warga belajarnya.
      Â
Warga belajar di PKBM tersebut, menurut dia berasal dari kalangan warga buta huruf yang umumnya tinggal di daerah pesisir dan bekerja sebagai nelayan.
      Â
"Meski mereka buta huruf dan tinggal di pesisir. Mereka sangat antusias mengikuti sosialisasi itu. Awalnya, kami memperkirakan yang hadir hanya puluhan orang, tapi ternyata mencapai ratusan orang," katanya.
      Â
Untuk itu, kata dia, KPU akan memprogramkan kegiatan serupa pada PKBM lain dengan target pemilih pinggiran atau hinterland.
      Â
Relawan demokrasi, menurut dia turut dikerahkan untuk menyosialisasikan Pemilu pada PKBM-PKBM yang lain.
      Â
Menurut dia, pemilih pinggiran, merupakan satu dari lima target sosialisasi yang dilakukan relawan demokrasi.
      Â
"Kami akan programkan PKBM hingga dua bulan ke depan. Karena itu, jumlah PKBM di Karimun akan kami data sebagai target sosialisasi," katanya.
      Â
Ia berharap, sosialisasi Pemilu melalui PKBM dapat menjangkau masyarakat yang kurang mengetahui informasi Pemilu. Selain itu, untuk menghemat anggaran.
      Â
"Anggaran sosialisasi minim, karena itu sosialisasi kita upayakan seefektif mungkin," katanya.
      Â
Secara terpisah, Wakil Ketua Forum Komunikasi PKBM Karimun Raja Zuriantiaz mengatakan, sosialisasi Pemilu melalui PKBM sangat tepat, khususnya untuk peserta didik Keaksaraan Fungsional (KF) yang merupakan warga buta huruf.
      Â
"Informasi dari Dinas Pendidikan, jumlah warga buta huruf sekitar empat ribuan. Sebagian dari mereka belajar membaca melalui program KF di PKBM," kata dia.
      Â
Jumlah PKBM se-Karimun, kata dia lagi, sebanyak 22 namun yang aktif 19.(Antara)
Editor: Dedi
Pewarta :
Editor : Jo Seng Bie
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BPOM Kota Batam kampanyekan pemilihan obat dan makanan aman lewat KataBPOM
06 November 2024 5:12 WIB, 2024
KPU Kepri ingatkan parpol pasang APK di lokasi yang telah ditentukan
07 October 2024 11:53 WIB, 2024
Logistik Pilkada 2024 tiba di Natuna usai tempuh perjalanan laut dua hari
04 October 2024 17:43 WIB, 2024
Bupati Natuna pamit ke pegawai untuk lakukan cuti kampanye pada Pilkada 2024
24 September 2024 14:09 WIB, 2024
Kapolres Karimun pastikan pengamanan pengambilan nomor urut Pemilihan Bupati
23 September 2024 15:54 WIB, 2024
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
TNI AU tambah 58 personel ke Natuna perkuat pangkalan udara di wilayah perbatasan
26 January 2026 14:56 WIB
LKBN ANTARA perkuat publikasi percepatan rehabilitasi pascabencana Sumatera
22 January 2026 16:09 WIB
Trump 'murka' ancam tarif 200 persen jika Marcon tak jadi Dewan Perdamaian Gaza
20 January 2026 14:30 WIB