Latma Komodo Sebagai Ajang Promosi Natuna
Minggu, 30 Maret 2014 20:27 WIB
Natuna (Antara Kepri) - Momentum Latihan Bersama (Latma) Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2014 yang diikuti 5.000 orang angkatan laut dari 17 negara ASEAN dan ASEAN Plus, dimanfaatkan oleh Pemerintah Kabupaten Natuna sebagai ajang promosi berbagai bidang.
"Kegiatan ini merupakan potensi yang sangat besar bagi Kabupaten Natuna untuk melakukan promosi diberbagai bidang kepada negara peserta Latma tersebut," ungkap Bupati Natuna Ilyas Sabli.
Selain diikuti oleh angkatan laut dari negara ASEAN dan ASEAN Plus, Latma MNE Komodo 2014 ini juga dihadiri pejabat dari negara peserta.
"Dengan kehadiran pejabat negara ASEAN ini serta angkatan laut dari negara peserta Latma Komodo ini, kita bisa menawarkan peluang investasi bidang pariwisata kepada mereka, sebab, Kabupaten Natuna memiliki keunggulan dibidang pariwisata," katanya.
Selain itu, kata Ilyas Sabli, pemerintah Natuna sangat berharap, semoga Latma Komodo ini membawa angin segar terhadap kemajuan Natuna.
"Dengan adanya Latma komodo ini, membawa angin segar bagi kemajuan wilayah Natuna. Selain itu, juga berharap, terutama bagi para pengusaha lokal maupun luar negeri untuk bisa berinvestasi di wilayah ini," pungkasnya. (Antara).
Editor: Evy R. Syamsir
"Kegiatan ini merupakan potensi yang sangat besar bagi Kabupaten Natuna untuk melakukan promosi diberbagai bidang kepada negara peserta Latma tersebut," ungkap Bupati Natuna Ilyas Sabli.
Selain diikuti oleh angkatan laut dari negara ASEAN dan ASEAN Plus, Latma MNE Komodo 2014 ini juga dihadiri pejabat dari negara peserta.
"Dengan kehadiran pejabat negara ASEAN ini serta angkatan laut dari negara peserta Latma Komodo ini, kita bisa menawarkan peluang investasi bidang pariwisata kepada mereka, sebab, Kabupaten Natuna memiliki keunggulan dibidang pariwisata," katanya.
Selain itu, kata Ilyas Sabli, pemerintah Natuna sangat berharap, semoga Latma Komodo ini membawa angin segar terhadap kemajuan Natuna.
"Dengan adanya Latma komodo ini, membawa angin segar bagi kemajuan wilayah Natuna. Selain itu, juga berharap, terutama bagi para pengusaha lokal maupun luar negeri untuk bisa berinvestasi di wilayah ini," pungkasnya. (Antara).
Editor: Evy R. Syamsir
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemenhut sebut 3 orang tersangka kasus perburuan ilegal di Taman Nasional Komodo
19 December 2025 13:00 WIB
Bandara Komodo kembali beroperasi usai tes sebaran abu vulkaning Gunung Lewotobi
05 November 2024 13:01 WIB, 2024
Pergelangan tangan seorang balita di Pulau Komodo putus karena digigit komodo
16 January 2021 21:03 WIB, 2021
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
China terbuka untuk dialog kembali dengan Jepang asal Takaichi tarik ucapan soal Taiwan
11 February 2026 11:16 WIB