Pegawai RSBP Apel Peringatan Hari Perawat Dunia
Senin, 12 Mei 2014 22:41 WIB
Batam (Antara Kepri) - Rumah Sakit Otorita Batam milik Badan Pengusahaan (RSBP) Batam menggelar apel pagi keperawatan dalam rangka memperingati Hari Perawat Dunia (Nurse’s Day) yang diperingati setiap tanggal 12 Mei di halaman rumah sakit tersebut, Sekupang, Batam.
Upacara ini dihadiri oleh Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSOB-BP Batam, Ferry Nawa Pamungkas dengan pembina upacara Kasi Keperawatan RSOB-BP Batam, Sulastri dan diikuti oleh tenaga medis RSOB-BP Batam.
Dalam sambutannya Sulastri mengatakan bahwa perawat merupakan salah satu profesi besar dan harus bangga menjadi seorang perawat. Dengan berbagai perkembangan teknologi, seorang perawat harus bisa mengimbangi perkembangan teknologi itu. Di rumah sakit, perawat memiliki peran yang sangat besar dan penting untuk memberikan pelayanan yang sesuai dengan SOP dan standar keperawatan.
Apabila pelayanan keperawatan yang diberikan, maka akan baik pula pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit. Kecerdasan emosional harus dimiliki oleh seorang perawat, harus bisa melayani pasien dengan tenang, bijak, santun dan kasih sayang. Karena kemampuan emosional yang baik akan mendukung pelayanan yang baik bagi rumah sakit.
Sementara itu, Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSOB-BP Batam, Ferry Nawa Pamungkas, saat memberikan sambutan mengatakan, Hari Perawat Dunia adalah untuk mengenang seorang perawat bernama Florence yang lahir di Italia yang mengabdikan diri sebagai seorang perawat pada saat perang dunia. Pada saat
itu Florence memberikan pelayanan keperawatan dengan pelayanan yang ikhlas dan profesional dan tidak membeda-bedakan pasiennya dari profesi manapun.
Menurut Ferry Nawa, saat ini, seiring dengan perkembangan teknologi, tantangan yang dihadapi oleh perawat semakin meningkat. Sehingga harus ditingkatkan lagi dengan adanya pelatihabagi para perawat.
Pada penutupnya, Ferry Nawa berpesan perawat di RSOB-BP Batam harus melayani dengan sebaik-baiknya kepada semua pasien, baik pasien ekonomi menengah ke atas, ke bawah, maupun pasien BPJS dengan standar keperawatan yang ada.
Pada apel keperawatan ini, RSOB-BP Batam memberikan penghargaan pengabdian kepada Rachmawati, dan Ester Hutapea, AMK yang telah mengabdi dan menjalankan tugas keperawatan di RSOB-BP Batam. Penghargaan ini diserahkan oleh Sulastri dan disaksikan oleh Wakil Direktur Umum dan Keuangan, Ferry
Nawa Pamungkas.
Acara selanjutnya, yaitu pembacaan puisi oleh salah seorang perawat RSOB-BP Batam, Asmasina Pane. Dalam puisi itu diungkapkan, bahwa seorang perawat juga seorang manusia yang juga ingin dihargai dalam menjalankan tugasnya dan selalu ingin memberikan pelayanan yang terbaik bagi pasiennya. Acara ditutup dengan pemotongan nasi tumpeng oleh Kasi Keperawatan.(Antara)
Editor: Dedi
Upacara ini dihadiri oleh Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSOB-BP Batam, Ferry Nawa Pamungkas dengan pembina upacara Kasi Keperawatan RSOB-BP Batam, Sulastri dan diikuti oleh tenaga medis RSOB-BP Batam.
Dalam sambutannya Sulastri mengatakan bahwa perawat merupakan salah satu profesi besar dan harus bangga menjadi seorang perawat. Dengan berbagai perkembangan teknologi, seorang perawat harus bisa mengimbangi perkembangan teknologi itu. Di rumah sakit, perawat memiliki peran yang sangat besar dan penting untuk memberikan pelayanan yang sesuai dengan SOP dan standar keperawatan.
Apabila pelayanan keperawatan yang diberikan, maka akan baik pula pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit. Kecerdasan emosional harus dimiliki oleh seorang perawat, harus bisa melayani pasien dengan tenang, bijak, santun dan kasih sayang. Karena kemampuan emosional yang baik akan mendukung pelayanan yang baik bagi rumah sakit.
Sementara itu, Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSOB-BP Batam, Ferry Nawa Pamungkas, saat memberikan sambutan mengatakan, Hari Perawat Dunia adalah untuk mengenang seorang perawat bernama Florence yang lahir di Italia yang mengabdikan diri sebagai seorang perawat pada saat perang dunia. Pada saat
itu Florence memberikan pelayanan keperawatan dengan pelayanan yang ikhlas dan profesional dan tidak membeda-bedakan pasiennya dari profesi manapun.
Menurut Ferry Nawa, saat ini, seiring dengan perkembangan teknologi, tantangan yang dihadapi oleh perawat semakin meningkat. Sehingga harus ditingkatkan lagi dengan adanya pelatihabagi para perawat.
Pada penutupnya, Ferry Nawa berpesan perawat di RSOB-BP Batam harus melayani dengan sebaik-baiknya kepada semua pasien, baik pasien ekonomi menengah ke atas, ke bawah, maupun pasien BPJS dengan standar keperawatan yang ada.
Pada apel keperawatan ini, RSOB-BP Batam memberikan penghargaan pengabdian kepada Rachmawati, dan Ester Hutapea, AMK yang telah mengabdi dan menjalankan tugas keperawatan di RSOB-BP Batam. Penghargaan ini diserahkan oleh Sulastri dan disaksikan oleh Wakil Direktur Umum dan Keuangan, Ferry
Nawa Pamungkas.
Acara selanjutnya, yaitu pembacaan puisi oleh salah seorang perawat RSOB-BP Batam, Asmasina Pane. Dalam puisi itu diungkapkan, bahwa seorang perawat juga seorang manusia yang juga ingin dihargai dalam menjalankan tugasnya dan selalu ingin memberikan pelayanan yang terbaik bagi pasiennya. Acara ditutup dengan pemotongan nasi tumpeng oleh Kasi Keperawatan.(Antara)
Editor: Dedi
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Rumah sakit BP Batam hadirkan layanan intervensi penyakit jantung bawaan dewasa
07 February 2026 14:18 WIB
RSBP Batam antisipasi risiko depresi paslon pilkada gagal dengan respon dini
29 November 2024 13:54 WIB, 2024
RSBP Batam kini layani operasi rhinoplasty untuk perbaikan fungsi hidung
23 November 2024 14:33 WIB, 2024
RSBP Batam luncurkan layanan spesialis gigi untuk tarik pasien internasional
23 November 2024 12:56 WIB, 2024
Sertifikasi ISO 9001:2015 perkuat RSBP Batam menuju KEK Kesehatan Internasional
13 November 2024 15:36 WIB, 2024
Terpopuler - Info BP Batam
Lihat Juga
Pemda DIY apresiasi partisipasi BP Batam di pameran Jogja TCTI 2021
28 November 2021 10:03 WIB, 2021
BP Batam sosialisasikan pengembangan infrastruktur kawasan dan destinasi wisata di Bogor
24 October 2021 11:23 WIB, 2021