BP Batam Perluas Gudang Petikemas Batuampar
Kamis, 25 September 2014 18:56 WIB
Batam (Antara Kepri) - Badan Pengusahaan (BP) Batam pada 2015 berencana memperluas gudang petikemas seluas dua hektare setelah perluasan untuk peningkatan kapasitas Pelabuhan Batuampar selesai.
"Untuk mampu menampung petikemas lebih banyak, pada 2015 akan dilakukan penambahan perluasan pergudangan petikemas," kata Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Humas BP Batam, Dwi Djoko Wiwoho di Batam, Kamis.
Ia mengatakan, pelelangan perluasan petikemas tersebut akan dilakukan bersamaan dengan lelang pembangunan dua unit crane moden untuk percepat proses bongkar muat di pelabuhan.
"Semuanya akan dikerjakan pada 2015 nanti. Karena saat ini perluasan dermaganya baru memasuki tahap akhir," katanya.
Untuk perluasan Batuampar khususnya perpanjangan dermaga utara menghabiskan anggaran senilai Rp363 miliar yang sudah dikerjakan sejak 2012.
Dalam masterplan BP Batam di Batuampar, dermaga perluasan di pelabuhan itu saat ini mencapai 1.050 meter. Dermaga utara sendiri akan menambah panjang dermaga 670 meter dengan lebar 305 meter.
Proyek dermaga utara tersebut diharapkan dapat menambah kapasitas bongkar muat sebesar 400 ribu TEU's sehingga kapasitas bongkar muat Pelabuhan Batuampar menjadi 600 ribu TEU's.
BP Batam juga sudah merancang pembangunan jalan tol dari pelabuhan tersebut ke sejumlah kawasan industri untuk mempercepat distribusi barang kebutuhan industri dan hasil industri.
Selain mengembangkan Pelabuhan Batuampar, BP Batam juga berencana membangun Pelabuhan Alih Kapal Tanjungsauh dengan kapasitas 4 juta TEU's yang diperkirakan menelan anggaran Rp7 triliun.
Namun, pembangunan terhambat karena status lahan yang akan digunakan masih dalam usulan agar masuk FTZ.
"Sementara kami akan memaksimalkan Batuampar sebelum Tanjungsauh terbangun," katanya. (Antara)
Editor: Rusdianto
"Untuk mampu menampung petikemas lebih banyak, pada 2015 akan dilakukan penambahan perluasan pergudangan petikemas," kata Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Humas BP Batam, Dwi Djoko Wiwoho di Batam, Kamis.
Ia mengatakan, pelelangan perluasan petikemas tersebut akan dilakukan bersamaan dengan lelang pembangunan dua unit crane moden untuk percepat proses bongkar muat di pelabuhan.
"Semuanya akan dikerjakan pada 2015 nanti. Karena saat ini perluasan dermaganya baru memasuki tahap akhir," katanya.
Untuk perluasan Batuampar khususnya perpanjangan dermaga utara menghabiskan anggaran senilai Rp363 miliar yang sudah dikerjakan sejak 2012.
Dalam masterplan BP Batam di Batuampar, dermaga perluasan di pelabuhan itu saat ini mencapai 1.050 meter. Dermaga utara sendiri akan menambah panjang dermaga 670 meter dengan lebar 305 meter.
Proyek dermaga utara tersebut diharapkan dapat menambah kapasitas bongkar muat sebesar 400 ribu TEU's sehingga kapasitas bongkar muat Pelabuhan Batuampar menjadi 600 ribu TEU's.
BP Batam juga sudah merancang pembangunan jalan tol dari pelabuhan tersebut ke sejumlah kawasan industri untuk mempercepat distribusi barang kebutuhan industri dan hasil industri.
Selain mengembangkan Pelabuhan Batuampar, BP Batam juga berencana membangun Pelabuhan Alih Kapal Tanjungsauh dengan kapasitas 4 juta TEU's yang diperkirakan menelan anggaran Rp7 triliun.
Namun, pembangunan terhambat karena status lahan yang akan digunakan masih dalam usulan agar masuk FTZ.
"Sementara kami akan memaksimalkan Batuampar sebelum Tanjungsauh terbangun," katanya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemenhaj Batam imbau jamaah calon haji ikuti manasik dengan sungguh-sungguh
30 January 2026 14:11 WIB
Bareskrim bersama Polda Kepri selidiki penyelundupan pasir timah ke Malaysia
30 January 2026 9:07 WIB
Terpopuler - Info BP Batam
Lihat Juga
Pemda DIY apresiasi partisipasi BP Batam di pameran Jogja TCTI 2021
28 November 2021 10:03 WIB, 2021
BP Batam sosialisasikan pengembangan infrastruktur kawasan dan destinasi wisata di Bogor
24 October 2021 11:23 WIB, 2021