Tanjungpinang (Antara Kepri) - Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpinang, Surono menyatakan bahwa KM Gunung Bintan mengalami gagal lelang sebanyak 2 kali.
"Pertama karena kapal penggantinya tidak memenuhi syarat, dan kedua tidak ada penawaran terhadap kapal tersebut," kata Surono, Senin.
Untuk itu, pihaknya akan melelang kembali pengoperasian kapal tersebut dengan alasan peran penting yang dimiliki Gunung Bintan melakukan pelayaran dengan trayek Tanjungpinang - Senayang Pulau Berhala - Dabo - Pulau Sekajang - Belinyu - Pulau Sekajang - Dabo - Senayang - Tanjungpinang - Tambelan - Sintete (Kalbar) - Tambelan dan Tanjungpinang.
"Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini, bisa beroperasi menyusul Sabuk Nusantara 30 dan 39," katanya.
Proses lelang yang mundur tersebut, sambungnya dipengaruhi harga minyak.
"Mengantisipasi agar tidak terjadi keterlambatan lelang, 2016 penenderan akan kita upayakan menggunakan sistem tahun ganda," paparnya.
Menyikapi penenderan tahun ganda, Sekretaris Komisi III DPRD Kepri, Sofyan Samsir antusias terhadap upaya KSOP tersebut.
"Kita minta keterlambatan ini tidak terjadi lagi, maka sangat baik jika penenderan menggunakan sistem tahun ganda," ucapnya kepada Kepala KSOP Tanjungpinang Surono.
Sementara langkah awal antisipasi keterlambatan lelang yang terjadi setiap akhir tahun, DPRD Kepri akan langsung turun ke KSOP untuk mengingatkannya, minimal pada Agustus 2015 mendatang.
"Seharusnya memang seperti itu, dan kita juga mengharapkan penenderan menggunakan tahun ganda agar keterlambatan seperti saat ini tidak terjadi lagi," tegasnya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Gunung Bintan Gagal Lelang
Senin, 16 Februari 2015 19:47 WIB
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jurnalis ANTARA hilang, SAR Banten siapkan dua drone termal dalam pencarian
09 September 2026 7:10 WIB
PGA: Status Gunung Kerinci level II aktivitas didominasi gempa permukaan
08 September 2026 14:27 WIB