Batam (Antara Kepri) - Pemerintah Kota Yokohama Jepang bersama Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau menandatangani surat ketertarikan untuk bekerja sama menjadikan Batam sebagai Kota Cerdas dalam rencana pembangunan berkelanjutan.
Wali Kota Batam Ahmad Dahlan di Batam, Rabu, mengatakan surat itu ditandatangani di Yokohama, pekan lalu. Dengan penandatangan Letter of Intent (LoI) itu, maka kedua kota makin serius melakukan persiapan menuju Kota Cerdas.
Ia mengatakan dengan kerja sama itu, maka pemerintah Yokohama akan memberikan bantuan infrastruktur pengembangan teknologi, alih teknologi dan pengembangan kota hijau.
"Dari seluruh kabupaten kota di Indonesia, pemerintah Yokohama memilih Batam, karena karakter kotanya hampir mirip dengan Yokohama," kata Wali Kota.
Yokohama juga merupakan kota industri. Sama dengan Batam, dulu bibir pantai Yokohama juga dipadati industri galangan kapal, sebelum akhirnya direlokasikan ke daerah lain.
Dengan menyontoh Yokohama, Wali Kota menyatakan bukan mustahil bila nantinya industri galangan kapal di Batam akan direlokasi ke daerah lain. Mengingat industri itu tidak ramah lingkungan.
Selain Batam, Yokohama juga bekerja sama dengan Seibu di Filipina dan Bangkok di Thailand.
Sementara itu, dibanding kota lain di Indonesia, wali kota mengatakan Batam paling siap menjadi kota cerdas, karena sudah didukung infrastruktur berteknologi tinggi.
Wali Kota mengatakan penerapan informasi komunikasi teknologi di kota di seberang Singapura itu relatif baik di semua lini kehidupan masyarakat.
Bahkan, Batam sudah dicanangkan sebagai pulau digital, "Batam Digital Island" beberapa waktu lalu, berkat infrastruktur informasi teknologi komunikasi yang sudah tertanam di pulau itu.
Infrastruktur dan penataan kota juga sudah terintegrasi, mengikuti kebutuhan masyarakat perkotaan yang ramah lingkungan sehingga nyaman untuk ditinggali dan dijadikan tempat untuk berinvestasi. (Antara)
Editor: Rusdianto