Tanjungpinang (Antara Kepri) - Dinas Perhubungan dan Komunikasi Informatika (Dishubkominfo) Kota Tanjungpinang menyiapkan sekitar 80 personel dalam tim terpadu di lima titik wilayah Tanjungpinang untuk menghadapi meningkatnya aktivitas jalan raya selama Ramadhan dan arus mudik Lebaran,
"Pertama di Bandara Raja Haji Fisabillillah (RHF), Bintan Center, Ramayana, Pasar Kota Lama dan Pelabuhan Sri Bintan Pura," kata Kepala Dishubkominfo Kota Tanjungpinang, Wan Samsi, Senin.
Menurut Samsi, tim terpadu tersebut juga diisi oleh personel dari "Search and Resque" (SAR), Pelindo, Polres dan "stakeholder: terkait yang akan membackup aktivitas di jalan raya selama Ramadhan serta arus mudik dan balik Lebaran.
Termasuk mengamankan dampak lalu lintas dari aktivitas "pasar tumpah" menjelang waktu berbuka selama Ramadhan.
"Kami juga minta kerja sama masyarakat agar mampu menertibkan diri sendiri, karena masyarakat memiliki peran menciptakan kondisi wilayah yang tertib," ujar Samsi.
Hal senada juga disampaikan Kasatlantas Polres Tanjungpinang AKP Heri Sujati, bahwa ia akan melibatkan 30 polisi lalu lintas untuk mengantisipasi meningkatnya aktivitas lalu lintas dari dampak pasar tumpah atau aktivitas lainnya jelang berbuka.
"Kalau Puasa pada hari Kamis, maka sorenya kami akan langsung ke titik-titik pasar tumpah bersama Dishubkominfo Kota Tanjungpinang," kata AKP Heri.
Mengingat pasar tumpah tidak pada satu titik dan berada di pinggir jalan, maka menurutnya perlu ada pengaturan prioritas.
"Namun jika di perumahan atau perkampungan, saya rasa tidak perlu sampai ada pengaturan," ujarnya. (Antara)
Editor: Rusdianto