Kominfo: Batam Perlu 400 CCTV
Kamis, 15 Oktober 2015 19:38 WIB
Batam (Antara Kepri) - Badan Komunikasi dan Informatika Batam, Kepulauan Riau, menilai kota itu memerlukan sekira 400 CCTV untuk memantau arus lalu lintas dan kegiatan masyarakat di tempat umum.
"Berdasarkan kajian tahun 2010, idealnya Batam memiliki sekira 380 CCTV di tempat umum, tentunya sekarang sudah bertambah," kata Kepala Badan Kominfo Batam Salim Naim di Batam, Kamis.
Pemerintah Kota dan aparat kepolisian sepakat untuk memasang CCTV di seluruh penjuru kota demi memantau aktivitas masyarakat di tengah angka kriminalitas yang terus meningkat.
Pemkot Batam sebenarnya sudah merencanakan memasang CCTV sejak 2010, namun tidak jadi dilaksanakan karena terbentur biaya.
Salim menyatakan akan kembali membuat kajian kebutuhan CCTV di Batam, termasuk lokasi pemasangannya. Kajian itu akan melibatkan aparat kepolisian yang dianggap lebih mengetahui lokasi yang rawan kejahatan.
"Setelah itu baru kami ajukan kepada DPRD untuk dianggarkan. Tentu nanti jumlahnya disesuaikan dengan jumlah anggaran yang tersedia," kata dia.
Wakil Wali Kota Batam Muhammad Rudi menyatakan CCTV perlu dipasang untuk mengantisipasi tindak kejahatan di tempat umum.
CCTV itu akan dioperasikan selama 24 jam untuk memantau kejadian di setiap sudut kota. Agar bila ada kejahatan, segera terlihat aparat keamanan dan bisa segera ditindak.
Menurut Wakil Wali Kota, perbuatan jahat dapat terlaksana bila tercukupi dua unsur, yaitu niat jahat dan kesempatan. Dan pemasangan CCTV itu merupakan upaya untuk mengurangi kesempatan berbuat jahat.
"Dianggarkan di APBD 2016, tidak ada kata lain, wajib dianggarkan, seluruh simpang ada CCTV untuk bantu pengamanan," kata dia.
Dalam empat bulan terakhir terjadi sedikitnya empat pembunuhan perempuan. Jenazah empat perempuan itu ditemukan di hutan kota. (Antara)
Editor: Rusdianto
"Berdasarkan kajian tahun 2010, idealnya Batam memiliki sekira 380 CCTV di tempat umum, tentunya sekarang sudah bertambah," kata Kepala Badan Kominfo Batam Salim Naim di Batam, Kamis.
Pemerintah Kota dan aparat kepolisian sepakat untuk memasang CCTV di seluruh penjuru kota demi memantau aktivitas masyarakat di tengah angka kriminalitas yang terus meningkat.
Pemkot Batam sebenarnya sudah merencanakan memasang CCTV sejak 2010, namun tidak jadi dilaksanakan karena terbentur biaya.
Salim menyatakan akan kembali membuat kajian kebutuhan CCTV di Batam, termasuk lokasi pemasangannya. Kajian itu akan melibatkan aparat kepolisian yang dianggap lebih mengetahui lokasi yang rawan kejahatan.
"Setelah itu baru kami ajukan kepada DPRD untuk dianggarkan. Tentu nanti jumlahnya disesuaikan dengan jumlah anggaran yang tersedia," kata dia.
Wakil Wali Kota Batam Muhammad Rudi menyatakan CCTV perlu dipasang untuk mengantisipasi tindak kejahatan di tempat umum.
CCTV itu akan dioperasikan selama 24 jam untuk memantau kejadian di setiap sudut kota. Agar bila ada kejahatan, segera terlihat aparat keamanan dan bisa segera ditindak.
Menurut Wakil Wali Kota, perbuatan jahat dapat terlaksana bila tercukupi dua unsur, yaitu niat jahat dan kesempatan. Dan pemasangan CCTV itu merupakan upaya untuk mengurangi kesempatan berbuat jahat.
"Dianggarkan di APBD 2016, tidak ada kata lain, wajib dianggarkan, seluruh simpang ada CCTV untuk bantu pengamanan," kata dia.
Dalam empat bulan terakhir terjadi sedikitnya empat pembunuhan perempuan. Jenazah empat perempuan itu ditemukan di hutan kota. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : YJ Naim
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dinas Kominfo luncurkan logo resmi peringatan HUT Ke-23 Provinsi Kepri
09 September 2025 7:27 WIB, 2025
Pemkot Batam pastikan blank spot pulau penyangga teratasi saat Pilkada
27 November 2024 14:59 WIB, 2024
Kadis Kominfo Kepri diperiksa jadi saksi sidang perdata sengketa lahan
31 October 2024 5:19 WIB, 2024
Budi Arie sebut Angga Raka Prabowo akan dilantik sebagai Wakil Menteri Kominfo
19 August 2024 8:31 WIB, 2024
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
40 peserta ikuti tes CAT SKD Poltekpin, Kakanwil Kemenkum Kepri ingatkan junjung tinggi kejujuran dan integritas
25 September 2026 17:10 WIB
KPK panggil Sekda Kabupaten Bekasi hingga mertua Ade Kunang soal kasus dugaan suap
24 September 2026 15:35 WIB
Pengadilan kurangi hukuman Nadiem jadi 9 tahun penjara di kasus "Chromebook"
24 September 2026 13:56 WIB