Tanjungpinang (Antara Kepri) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menduga pengurus dan pengikut Gerakan Fajar Nusantara sudah meninggalkan wilayah itu sejak menjadi bahan pemberitaan beberapa pekan lalu.
Kepala Kesbangpolinmas Kepri Syafri Salisman, yang juga dihubungi dari Tanjungpinang, Minggu, menduga para pengikut Gafatar saat ini berada di Kalimantan.
"Kami mendapat informasi para pengikut Gafatar di Kepri sudah berada di Kalimantan. Namun informasi ini masih kami dalami," katanya.
Dia mengatakan pengikut Gafatar di Kepri pernah melakukan berbagai kegiatan sosial di wilayah itu. Berdasarkan informasi, kegiatan sosial itu dilakukan sejak tahun 2012.
Karena itu, kata dia, sampai saat ini tim yang dibentuk pemerintah masih mencari informasi terkait keberadaan pengurus maupun pengikut Gafatar di Kepri. Pemerintah berupaya mencegah amarah warga terhadap pengikut Gafatar.
Pemerintah berharap para pengikut Gafatar keluar dari organisasi tersebut, dan menjalani kehidupan keagamaan yang normal.
"Kalau menemukan mereka, kami akan membinanya," ujarnya.
Syafri mengatakan pemerintah daerah meningkatkan koordinasi dengan aparat kepolisian, Kementerian Agama, dan intelijen untuk menangani permasalahan itu.
"Organisasi itu tidak terdaftar di Kesbangpolinmas, meski sudah melakukan kegiatan sosial sejak beberapa tahun lalu," katanya. ( Antara)
Pemprov Duga Pengikut Gafatar Tinggalkan Kepri
Minggu, 24 Januari 2016 23:57 WIB
Pewarta : Niko Panama
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Disdik Kepri anjurkan satuan pendidikan perbanyak tadarus selama bulan Ramadhan
14 February 2026 18:16 WIB
Pemkab Natuna gelar pasar murah stabilkan harga sembako menjelang hari keagamaan
14 February 2026 14:11 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Disdik Kepri anjurkan satuan pendidikan perbanyak tadarus selama bulan Ramadhan
14 February 2026 18:16 WIB
Pemkab Natuna gelar pasar murah stabilkan harga sembako menjelang hari keagamaan
14 February 2026 14:11 WIB