Logo Header Antaranews Kepri

SPPG Polres Lingga uji lab sampel MBG guna pastikan keamanan

Sabtu, 14 Februari 2026 12:17 WIB
Image Print
Petugas Kesling Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga didampingi Sidokkes Polres Lingga melakukan pengambilan sampel MBG dari Dapur SPPD Dabo 3 untuk dilakukan uji laboratorium terkait keamanan pangannya, Kamis (12/2/2026). (ANTARA/HO-Polres Lingga)

Batam (ANTARA) - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Lingga, Polda Kepulauan melaksanakan uji laboratorium terhadap sampel Makan Bergizi Gratis (MBG) guna memastikan keamanan dan kelayakan konsumsi.

Kapolres Lingga AKBP Pahala Martua Nababan dikonfirmasi di Batam, Jumat, mengatakan sampel pengujian diambil oleh Petugas Kesehatan Lingkungan (Kesling) Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga didampingi Sidokkes Polres Lingga dan pengelola SPPG Dabo 3 milik Yayasan Kemala Bhayangkari.

“Proses pemeriksaan sampel berlangsung selama satu jam pada Kamis (12/2),” kata Pahala.

Sampel yang diuji, kata dia, meliputi nasi putih, telur steam pedas manis, tahu masak kuning, sayuran labu siam, wortel, masing-masing seberat 400 gram, lalu dua buah jeruk, serta sampel air bersih dan air minum untuk uji kimia dan mikrobiologi.

Baca juga: Polda Kepri waspadai peredaran dan penyalahgunaan produk "Whip Pink"

Menurut dia, pengujian ini bertujuan untuk memastikan makanan yang diproduksi dan didistribusikan memenuhi standar keamanan pangan, khususnya melalui uji mikrobiologi serta deteksi bakteri E-coli.

Juga dilakukan uji kimia untuk mengidentifikasi kemungkinan kandung bahan berbahaya seperti formalin, boraks, dan Rhodamin B.

“Proses pengambilan sampel dilakukan secara bertahap dan dikemas sesuai prosedur laboratorium,” ujarnya.

Selanjutnya, seluruh sampel dibawa langsung oleh petugas Kesling Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga ke Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Batam menggunakan kapal ferry untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Pahala menyebut, uji laboratorium ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga kualitas dan keamanan pangan bagi masyarakat.

“Kami mendukung penuh langkah pengujian laboratorium ini sebagai bentuk pengawasan dan jaminan mutu terhadap MBG yang disajikan,” ujarnya.

“Polres Lingga, berkomitmen untuk memastikan setiap proses penyediaan MBG berjalan sesuai standar kesehatan dan aman untuk dikonsumsi,” katanya menambahkan.

SPPG Dabo 3 Polres Lingga resmi beroperasi Senin (9/2), melayani 1.221 penerima program MBG yang terdiri atas TK Bhayangkari sebanyak 47 anak, SDIT Dabo Singkep 260 anak, SMPT IT Dabo Singkep 117 anak, SMA 1 Singkep 775 anak, balita 19 anak, ibu hamil 2 orang, serta ibu menyusui satu orang.


Baca juga: KJRI Johor Bahru fasilitasi kepulangan 757 WNI deportasi selama 2026



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026