Kapolda Kepri Jamin Selama Ramadhan Aman
Jumat, 3 Juni 2016 10:00 WIB
Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian (antarakepri.com/Istimewa)
Batam (Antara Kepri) - Kapolda Kepulauan Riau Brigjen Pol Sam Budigusdian menyatakan bahwa jajarannya akan terus berada dekat dengan masyarakat dan berpatroli guna menjamin situasi aman selama bulan Ramadhan 1437 Hijriah.
"Kami dari kepolisian menjamin kondisi Kepri tetap aman selama Ramadhan. Polri akan hadir di tengah-tengah masyarakat," kata dia di Batam, Kamis.
Ia mengatakan, jajaran Polda Kepri akan melakukan patroli pengamanan di seluruh wilayah.
"Selama Ramadhan yang harus diwaspadai adalah kriminalitas dan berbagai kegiatan yang dapat menganggu ibadah. Oleh karena itu kami akan terus berpatroli meminimalisasi hal tersebut," kata Sam.
Kapolda Kepri menyadari banyak potensi kejahatan selama Ramadhan baik pencurian atau aksi kejahatan lain.
Mengantisipasi hal itu Kapolda juga mengajak segenap instansi terkait serta seluruh unsur masyarakat untuk bersama-sama mendukung kegiatan-kegiatan yang positif agar tercipta keamanan di masing-masing lingkungan.
"Kami juga sudah menginstruksikan pada seluruh jajaran polres/polresta mengantisipasi kerawanan tersebut. Kami menyadari potensi kerawanan itu ada," kata dia.
Sementara itu Kabid Humas Polda Kepri, AKBP Hartono mengimbau kepada seluruh masyarakat yang mengetahui ada aktivitas yang mencurigakan untuk segera melaporkan ke kantor polisi terdekat.
"Segera laporkan kepada pihak berwajib jika ada yang mencurigakan sehingga gangguan bisa segera dicegah. Peran serta masyarakat sangat dibutuhkan agar kondisi aman tetap terjaga," kata dia.
Ia juga meminta pada masyarakat agar saling peduli sehingga tidak memberi ruang bagi penjahat.(Antara)
Editor: Dedi
"Kami dari kepolisian menjamin kondisi Kepri tetap aman selama Ramadhan. Polri akan hadir di tengah-tengah masyarakat," kata dia di Batam, Kamis.
Ia mengatakan, jajaran Polda Kepri akan melakukan patroli pengamanan di seluruh wilayah.
"Selama Ramadhan yang harus diwaspadai adalah kriminalitas dan berbagai kegiatan yang dapat menganggu ibadah. Oleh karena itu kami akan terus berpatroli meminimalisasi hal tersebut," kata Sam.
Kapolda Kepri menyadari banyak potensi kejahatan selama Ramadhan baik pencurian atau aksi kejahatan lain.
Mengantisipasi hal itu Kapolda juga mengajak segenap instansi terkait serta seluruh unsur masyarakat untuk bersama-sama mendukung kegiatan-kegiatan yang positif agar tercipta keamanan di masing-masing lingkungan.
"Kami juga sudah menginstruksikan pada seluruh jajaran polres/polresta mengantisipasi kerawanan tersebut. Kami menyadari potensi kerawanan itu ada," kata dia.
Sementara itu Kabid Humas Polda Kepri, AKBP Hartono mengimbau kepada seluruh masyarakat yang mengetahui ada aktivitas yang mencurigakan untuk segera melaporkan ke kantor polisi terdekat.
"Segera laporkan kepada pihak berwajib jika ada yang mencurigakan sehingga gangguan bisa segera dicegah. Peran serta masyarakat sangat dibutuhkan agar kondisi aman tetap terjaga," kata dia.
Ia juga meminta pada masyarakat agar saling peduli sehingga tidak memberi ruang bagi penjahat.(Antara)
Editor: Dedi
Pewarta : Larno
Editor : Kepulauan Riau
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pastikan bebas narkoba, Kapolda Kepri dan 32 pejabat utama jalani tes urine
24 February 2026 10:46 WIB
Berdedikasi jadi relawan sopir jenazah, Aipda Raja Faisal terima penghargaan dari Kapolda Kepri
19 February 2026 12:25 WIB
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
40 peserta ikuti tes CAT SKD Poltekpin, Kakanwil Kemenkum Kepri ingatkan junjung tinggi kejujuran dan integritas
25 September 2026 17:10 WIB
Kuliah umum deputi bidang imipas, Kemenkum Kepri dukung peguatan wawasan hukum keimigrasian dan pemasyarakatan di kalangan mahasiswa
24 September 2026 20:35 WIB
KPK panggil Sekda Kabupaten Bekasi hingga mertua Ade Kunang soal kasus dugaan suap
24 September 2026 15:35 WIB
Pengadilan kurangi hukuman Nadiem jadi 9 tahun penjara di kasus "Chromebook"
24 September 2026 13:56 WIB
KPK terbitkan sprindik baru dari pengembangan kasus korupsi Fadia Arafiq
24 September 2026 12:41 WIB
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dituntut 5 tahun penjara soal dugaan korupsi
24 September 2026 11:15 WIB