Dishubkominfo Lingga Antisipasi Lonjakan Arus Mudik
Selasa, 21 Juni 2016 22:09 WIB
Aktivitas bongkar muat barang dan penumpang di pelabuhan Jagoh Dabosingkep, jelang lonjakan arus mudik Lebaran 2016, Selasa (21/6). (antarakepri.com/Ardhi)
Lingga (Antara Kepri) - Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Lingga segera mengumpulkan semua operator armada kapal cepat untuk membahas upaya antisipasi lonjakan arus mudik Lebaran.
"Kami akan segera mengumpulkan semua operator armada kapal cepat yang melayani transportasi ke Lingga, untuk membahas terkait pemenuhan kebutuhan angkutan Lebaran," kata Selamat, Kepala Bidang Laut dan Udara Dishubkominfo Lingga di Daik, Selasa.
Menurutnya, tahun ini lonjakan arus mudik Lebaran diperkirakan meningkat 15 persen dari tahun sebelumnya. Hal itu dilihat dari berbagai indikator.
Untuk mengantisipasi kebutuhan transportasi mudik tersebut, pihaknya menggandeng seluruh operator yang aktif melayani rute pelayaran domestik ke Lingga.
"Kami minta setiap operator melakukan antisipasi lonjakan arus mudik, dengan menyiapkan armada tambahan," ungkapnya.
Mengacu pada rekaman data arus mudik lebaran sebelumnya, Selamat mengatakan, kemungkinan besar lonjakan arus mudik tahun ini dimulai pada H -7.
"Pada H-7 sudah harus ada armada tambahan yang disiagakan," kata dia.
Khususnya untuk rute mudik melalui Batam, kata Selamat, pihaknya sudah cukup terbantu dengan keberadaan kapal Roll on Roll off (Roro) Jagoh-Batam.
"Seperti tahun lalu, roro mampu mengurai kepadatan arus penumpang ke Lingga. Tahun ini juga masih jadi andalan," terangnya.
Selain itu, kenyamanan penumpang juga tetap menjadi perhatian pemerintah daerah. Setiap kapal cepat ke Lingga, dituntut memperhatikan fasilitas pendingin ruangan dan kelengkapan alat keselamatannya.
"Kami tegaskan kepada setiap kapal agar memperhatikan faktor kenyamanan itu. Kami tidak ingin nantinya ada keluhan masyarakat tentang buruknya pelayanan pihak armada," ujarnya.
Dia berharap, lonjakan arus mudik di Kabupaten Lingga tahun ini dapat teratasi dengan baik. Pihaknya juga akan menggandeng beberapa instansi untuk memenuhi kebutuhan fasilitas mudik lebaran tersebut. (Antara)
Editor: Rusdianto
"Kami akan segera mengumpulkan semua operator armada kapal cepat yang melayani transportasi ke Lingga, untuk membahas terkait pemenuhan kebutuhan angkutan Lebaran," kata Selamat, Kepala Bidang Laut dan Udara Dishubkominfo Lingga di Daik, Selasa.
Menurutnya, tahun ini lonjakan arus mudik Lebaran diperkirakan meningkat 15 persen dari tahun sebelumnya. Hal itu dilihat dari berbagai indikator.
Untuk mengantisipasi kebutuhan transportasi mudik tersebut, pihaknya menggandeng seluruh operator yang aktif melayani rute pelayaran domestik ke Lingga.
"Kami minta setiap operator melakukan antisipasi lonjakan arus mudik, dengan menyiapkan armada tambahan," ungkapnya.
Mengacu pada rekaman data arus mudik lebaran sebelumnya, Selamat mengatakan, kemungkinan besar lonjakan arus mudik tahun ini dimulai pada H -7.
"Pada H-7 sudah harus ada armada tambahan yang disiagakan," kata dia.
Khususnya untuk rute mudik melalui Batam, kata Selamat, pihaknya sudah cukup terbantu dengan keberadaan kapal Roll on Roll off (Roro) Jagoh-Batam.
"Seperti tahun lalu, roro mampu mengurai kepadatan arus penumpang ke Lingga. Tahun ini juga masih jadi andalan," terangnya.
Selain itu, kenyamanan penumpang juga tetap menjadi perhatian pemerintah daerah. Setiap kapal cepat ke Lingga, dituntut memperhatikan fasilitas pendingin ruangan dan kelengkapan alat keselamatannya.
"Kami tegaskan kepada setiap kapal agar memperhatikan faktor kenyamanan itu. Kami tidak ingin nantinya ada keluhan masyarakat tentang buruknya pelayanan pihak armada," ujarnya.
Dia berharap, lonjakan arus mudik di Kabupaten Lingga tahun ini dapat teratasi dengan baik. Pihaknya juga akan menggandeng beberapa instansi untuk memenuhi kebutuhan fasilitas mudik lebaran tersebut. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Ardhi
Editor : Kepulauan Riau
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Forkopimda Lingga salurkan air bersih untuk warga yang terdampak kekeringan
13 February 2026 12:21 WIB
Polres Lingga tanam 200 bibit pohon pisang guna dukung program ketahanan pangan
31 January 2026 16:18 WIB
Polres Lingga gelar pelatihan penjamah makanan bagi relawan SPPG optimalkan MBG
28 January 2026 9:13 WIB