Ketidakhadiran Pimpinan DPRD Kepri Disorot Publik
Senin, 17 Oktober 2016 22:12 WIB
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Ketidakhadiran Amir Hakim Siregar, salah satu Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau dalam beberapa kali rapat paripurna mendapat sorotan publik.
Ketua Dewan Kehormatan DPRD Kepri Hotman Hutapea, yang dihubungi Antara di Tanjungpinang, Senin, mengatakan banyak jurnalis dan warga yang mempertanyakan ketidakhadiran Amir dalam rapat paripurna.
"Kami sudah tindaklanjuti. Kami sudah mempertanyakan permasalahan itu kepada beliau (Amir), dan menyampaikan hasilnya kepada Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak," ujarnya.
Hotman membantah Amir sudah sekitar satu semester tidak hadiri rapat paripurna. Namun dia tidak menjelaskan berapa kali Amir tidak hadiri rapat paripurna.
"Baru beberapa kali saja, tetapi Amir hadir saat rapat paripurna terakhir yang membahas soal anggaran perubahan dan penyertaan modal PDAM Tirta Kepri," ucapnya.
Dia mengemukakan Amir yang diusung Partai Hati Nurani Rakyat tidak hadir dalam beberapa kali rapat paripurna bukan karena malas atau bolos, melainkan sakit.
Amir sejak beberapa bulan lalu menderita penyumbatan di hidung sehingga tidak dapat bekerja. Sampai sekarang Amir masih menderita sakit itu.
"Amir melayangkan surat sakit ke DPRD Kepri sehingga kami tidak dapat memberi rekomendasi sanksi," tegaskan.
Hotman juga sudah mengingatkan kepada Amir agar menjaga kesehatan. Selain itu, dia juga mengingatkan seluruh anggota DPRD Kepri harus mematuhi tata tertib, salah satunya terkait kehadiran dalam rapat paripurna.
"Saya sudah sampaikan kepada Ketua DPRD Kepri bahwa anggota legislatif yang sudah enam kali tidak hadiri rapat paripurna dapat direkomendasikan untuk diganti," katanya, yang diusung Partai Demokrat. (Antara)
Editor: Rusdianto
Ketua Dewan Kehormatan DPRD Kepri Hotman Hutapea, yang dihubungi Antara di Tanjungpinang, Senin, mengatakan banyak jurnalis dan warga yang mempertanyakan ketidakhadiran Amir dalam rapat paripurna.
"Kami sudah tindaklanjuti. Kami sudah mempertanyakan permasalahan itu kepada beliau (Amir), dan menyampaikan hasilnya kepada Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak," ujarnya.
Hotman membantah Amir sudah sekitar satu semester tidak hadiri rapat paripurna. Namun dia tidak menjelaskan berapa kali Amir tidak hadiri rapat paripurna.
"Baru beberapa kali saja, tetapi Amir hadir saat rapat paripurna terakhir yang membahas soal anggaran perubahan dan penyertaan modal PDAM Tirta Kepri," ucapnya.
Dia mengemukakan Amir yang diusung Partai Hati Nurani Rakyat tidak hadir dalam beberapa kali rapat paripurna bukan karena malas atau bolos, melainkan sakit.
Amir sejak beberapa bulan lalu menderita penyumbatan di hidung sehingga tidak dapat bekerja. Sampai sekarang Amir masih menderita sakit itu.
"Amir melayangkan surat sakit ke DPRD Kepri sehingga kami tidak dapat memberi rekomendasi sanksi," tegaskan.
Hotman juga sudah mengingatkan kepada Amir agar menjaga kesehatan. Selain itu, dia juga mengingatkan seluruh anggota DPRD Kepri harus mematuhi tata tertib, salah satunya terkait kehadiran dalam rapat paripurna.
"Saya sudah sampaikan kepada Ketua DPRD Kepri bahwa anggota legislatif yang sudah enam kali tidak hadiri rapat paripurna dapat direkomendasikan untuk diganti," katanya, yang diusung Partai Demokrat. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Niko Panama
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pimpinan Ponpes terduga pelaku pencabulan di Serang berhasil diamankan
02 December 2024 12:25 WIB, 2024
Forkopimda Kepri tinjau sejumlah TPS pastikan pilkada berjalan lancar
26 November 2024 18:42 WIB, 2024
DPR tetapkan pimpinan badan-badan di DPR periode 2024-2029, berikut daftarnya
23 October 2024 13:53 WIB, 2024
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
TNI AU tambah 58 personel ke Natuna perkuat pangkalan udara di wilayah perbatasan
26 January 2026 14:56 WIB
LKBN ANTARA perkuat publikasi percepatan rehabilitasi pascabencana Sumatera
22 January 2026 16:09 WIB
Trump 'murka' ancam tarif 200 persen jika Marcon tak jadi Dewan Perdamaian Gaza
20 January 2026 14:30 WIB