Batam (AntaraKepri) - Manajemen Bandara Internasional Hang Nadim menyatakan jumlah pemudik yang kembali menggunakan penerbangan ke Kota Batam belum meningkat signifikan, pada tiga hari setelah Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah.
"Yang datang belum signifikan, malah yang berangkat masih lebih banyak," kata General Manager Operasonal Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso di Batam, Kamis.
Berdasarkan data Manajemen Bandara Hang Nadim, pada hari Lebaran (25/6) penumpang yang datang sebanyak 6.839 orang dan berangkat 9.014 orang. Hari kedua Lebaran (26/6) penumpang datang 7.631 orang, dan berangkat sebanyak 9.224.
Selanjutnya Selasa (27/8) penumpang datang 7.424 orang dan berangkat 8.881 orang, untuk Rabu (28/6) penumpang yang tiba di Batam sebanyak 8.182 orang dan berangkat 9.181 orang.
"Kemarin (Rabu) yang datang sudah cukup banyak di atas rata-rata hari biasa. Namun yang berangkat juga meningkat signifikan. Hari ini di kedatangan cukup ramai," kata dia.
Selain warga Batam yang pulang kampung usai Lebaran, manajemen bandara juga juga mencatat banyak warga daerah lain yang pulang ke kampungnya usai berlibur di Singapura dan kembali melalui bandara itu.
"Dari beberapa penumpang yang sempat kami tanyai ada yang sengaja mudik usai lebaran karena harga tiket murah karena keluarganya banyak. Ada juga yang bilang baru habis liburan dari Singapura dan kembali melalui Batam," kata Suwarso.
Batam merupakan daerah perlintasan, menjadi jalur pilihan bagi masyarakat dari daerah lain, khususnya yang tidak memiliki penerbangan ke Singapura, untuk masuk ke negara tersebut.
Suwarso mengatakan, pola arus balik melalui Hang Nadim diperkirakan akan terjadi cukup lama mengingat masa libur pegawai negeri sipil dan anak sekolah masih panjang.
"Untuk PNS kemungkinan akhir pekan ini, sementara untuk anak-anak sekolah masih lama. Perkiraan kami arus balik akan terjadi berangsur-angsur dan tidak sesignifikan arus mudik yang terjadi hanya beberapa hari jelang lebaran," kata dia. (Antara)
Editor: Yunita