Lingga (Antaranews Kepri) - Ady Indra Pawennari konsultan ahli Bupati Lingga Alias Wello yang juga Direktur utama PT. Multi Coco Indonesia diangkat dalam menjadi Sekretaris Jenderal (Sekjend) Badan Pimpinan Pusat (BPP) Asosiasi Industri Sabut Kelapa Indonesia (AISKI), pada (22/3) kemarin.

"Ia benar Surat Keputusannya sudah saya terima dari Ketua Umum tadi," kata Ady Indra Pawennari saat dihubungi Antara di Lingga, Minggu.

Penetapan dirinya tersebut berdasarkan SK dari Ketua Umum Badan Pimpinan Pusat AISKI Efli Ramli dengan nomor : 01/SK/BPP-AISKI/III/2018 tanggal 22 Maret 2018. Surat tersebut langsung diterima oleh Ady Indra dari ketua umum BPP AISKI di Jakarta, hari ini Minggu. Dengan ditetapkan dirinya menjadi Sekjen AISKI akan menambah daftar para aktifis pertanian dan perkebunan Kabupaten Lingga, setelah Bupati Lingga Alias Wello dipercaya menjadi Ketua HKTI Provinsi Kepri.

Ady Indra Pawennari mengatakan penetapan dirinya sebagai sekjen bukanlah sesuatu yang baru baginya, karena sebelumnya pria berdarah Bone ini sudah tergabung dalam AISKI dan dipercaya sebagai Ketua Bidang Litbang (Penelitian dan Pengembangan) AISKI sejak awal terbentuknya asosiasi tersebut.

"Dulu saya sebagai Litbang dan kami bersama BPPT berhasil melakukan rekayasa teknologi sabut kelapa untuk revegatasi lahan kritis dan lahan pasca tambang," ujarnya.

Sementara itu dihubungi terpisah ketua Umum AISKI Efli Ramli mengharapkan agar dibawah kepemimpin Ady Indra Pawennari AISKI akan lebih maju lagi, apalagi saat ini persaingan pasar global sangat ketat sehingga dibutuhkan kreatifitas dan inovasi yang mumpuni untuk mampu bersaing.

Efli juga berharap Ady Indra Pawennari yang memiliki cukup banyak pengalam dibidang buah kelapa ini salah satunya industri sabut kelapa ini, dapat memberi efek positif bagi asosiasi yang dipimpinnya. "Paling tidak pak Ady bisa mengembangkan AISKI, karna jaringan beliau di pemerintah pusat juga cukup baik," sebutnya. (Antara)
   
Editor: Evy R. Syamsir