TKMPN diikuti peserta dari Malaysia, Singapura dan Thailand
Selasa, 27 November 2018 21:55 WIB
Gubernur Provinsi Kepri, Nurdin Basirun (kemeja putih) melihat pembukaan TKMPN di Kota Batam. Gubernur berharap dengan adanya kegiatan itu generasi muda di Provinsi Kepri terus berinovasi dan menciptakan temuan baru yang bermanfaat bagi negara. (Antaranews Kepri/Messa Haris)
Batam (Antaranews Kepri) - Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional (TKMPN) ke-22 yang dilaksanakan di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, tidak hanya diikuti peserta dari dalam negeri tapi juga dari luar negeri yaitu Malaysia, Singapura dan Thailand.
Direktur PT Wahana Kendali Mutu (WKM), Damayanti, di Batam, Selasa, mengatakan TKMPN merupakan kompetisi presentasi dan demonstrasi keberhasilan perusahaan dalam mengelola mutu dan produktivitas, baik secara perorangan atau kelompok.
"TKMPN ke-22 ini diikuti 1.950 peserta dan dari jumlah itu ada 466 peserta yang akan mempresentasi karya dan inovasi dari perusahaannya," katanya.
Damayanti menambahkan peserta terbaik nantinya akan mendapatkan penghargaan yang akan diberikan pada Kamis (29/11).
PT WKM lanjutnya merupakan perusahaan konsultan manajemen mutu yang memberikan pelatihan-pelatihan, bimbingan dam konsultasi di bidang manajemen mutu bagi BUMN, BUMS, rumah sakit, puskesmas dan lainnya.
"WKM adalah mitra asosiasi manajemen mutu dan produktivitas indonesia (AMMPI) dan International Quality and Productivity Convention (IQPC)," jelasnya.
Kata Darmayanti, TKPM dan IQPC merupakan program yang dirancang dan ditujukan bagi pimpinan puncak atau menengah di suatu perusahaan, karyawan, mahasiswa, dosen dan pemerhati mutu.
Kegiatan tersebut, lanjutnya, diharapkan dapat memacu timbulnya karya-karya bermutu yang bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa.
"Selain itu TKMPN diharapkan meningkatkan wawasan, inisiatif dan kreativitas setiap peserta serta membuka cakrawala baru bagi pimpinan sebuah perusahaan dalam menyikapi penerapan sistem manajemen mutu terpadu," jelasnya.
Pada kegiatan tersebut, lanjutnya, ada beberapa topik yang dibahas. Di antaranya "quality and productivity improvement projects", "quality excellence activity", "promotion of quality and priductivity movement".
"Misi TKMPN ini untuk memberikan kesempatan kepada perusahaan swasta, BUMN, lembaga pemerintah, perguruan tinggi, koperasi bahkan organisasi nirlaba dalam dan luar negeri," ujarnya.
Dalam kegiatan TKMPN menghadirkan Ketua Lembaga Produktivitas Nasional, Bomer Pasaribu dan Expert Malaysia Productivity Corporation, Syairul Baki bin Mohamad Saleh.
"Kita juga akan melakukan kunjungan industri dan wisata di Kota Batam," jelasnya.
Perusahan di Kota Batam yang mengikuti kegiatan tersebut yaitu PT Excelitas Technologies dan Panasonic
Sekretaris Jenderal AMMPI, Toto Suharto, menambahkan, ada beberapa perusahan lokal yang sudah membuat inovasi dan bermanfaat mengurangi risiko kecelakaan kerja.
Toto mengatakan sejak 2010, AMMPI resmi terdaftar sebagai core council member Asia Pacific Quality Organization (APQO).
"Anggota APQO ada dari beberapa negara yaitu Amerika, Australia, Azerbaijan, Chile, India, Korea, Malaysia, Mexico, Nepal, Selandia Baru, Philipina, Pakistan, Singapura, Sri Lanka, Thailand, Turki Uni Emirate Arab dan Vietnam," ujarnya.
Sementara itu Gubernur Provinsi Kepri, Nurdin Basirun berharap dengan adanya iven yang diselenggarakan TKMPN dapat memotivasi para generasi muda di Provinsi Kepri untuk terus berinovasi dan menciptakan temuan baru yang bermanfaat bagi negara.
"Pemprov Kepri mendukung terus terhadap pengembangan SDM," pungkasnya.(Antara)
Direktur PT Wahana Kendali Mutu (WKM), Damayanti, di Batam, Selasa, mengatakan TKMPN merupakan kompetisi presentasi dan demonstrasi keberhasilan perusahaan dalam mengelola mutu dan produktivitas, baik secara perorangan atau kelompok.
"TKMPN ke-22 ini diikuti 1.950 peserta dan dari jumlah itu ada 466 peserta yang akan mempresentasi karya dan inovasi dari perusahaannya," katanya.
Damayanti menambahkan peserta terbaik nantinya akan mendapatkan penghargaan yang akan diberikan pada Kamis (29/11).
PT WKM lanjutnya merupakan perusahaan konsultan manajemen mutu yang memberikan pelatihan-pelatihan, bimbingan dam konsultasi di bidang manajemen mutu bagi BUMN, BUMS, rumah sakit, puskesmas dan lainnya.
"WKM adalah mitra asosiasi manajemen mutu dan produktivitas indonesia (AMMPI) dan International Quality and Productivity Convention (IQPC)," jelasnya.
Kata Darmayanti, TKPM dan IQPC merupakan program yang dirancang dan ditujukan bagi pimpinan puncak atau menengah di suatu perusahaan, karyawan, mahasiswa, dosen dan pemerhati mutu.
Kegiatan tersebut, lanjutnya, diharapkan dapat memacu timbulnya karya-karya bermutu yang bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa.
"Selain itu TKMPN diharapkan meningkatkan wawasan, inisiatif dan kreativitas setiap peserta serta membuka cakrawala baru bagi pimpinan sebuah perusahaan dalam menyikapi penerapan sistem manajemen mutu terpadu," jelasnya.
Pada kegiatan tersebut, lanjutnya, ada beberapa topik yang dibahas. Di antaranya "quality and productivity improvement projects", "quality excellence activity", "promotion of quality and priductivity movement".
"Misi TKMPN ini untuk memberikan kesempatan kepada perusahaan swasta, BUMN, lembaga pemerintah, perguruan tinggi, koperasi bahkan organisasi nirlaba dalam dan luar negeri," ujarnya.
Dalam kegiatan TKMPN menghadirkan Ketua Lembaga Produktivitas Nasional, Bomer Pasaribu dan Expert Malaysia Productivity Corporation, Syairul Baki bin Mohamad Saleh.
"Kita juga akan melakukan kunjungan industri dan wisata di Kota Batam," jelasnya.
Perusahan di Kota Batam yang mengikuti kegiatan tersebut yaitu PT Excelitas Technologies dan Panasonic
Sekretaris Jenderal AMMPI, Toto Suharto, menambahkan, ada beberapa perusahan lokal yang sudah membuat inovasi dan bermanfaat mengurangi risiko kecelakaan kerja.
Toto mengatakan sejak 2010, AMMPI resmi terdaftar sebagai core council member Asia Pacific Quality Organization (APQO).
"Anggota APQO ada dari beberapa negara yaitu Amerika, Australia, Azerbaijan, Chile, India, Korea, Malaysia, Mexico, Nepal, Selandia Baru, Philipina, Pakistan, Singapura, Sri Lanka, Thailand, Turki Uni Emirate Arab dan Vietnam," ujarnya.
Sementara itu Gubernur Provinsi Kepri, Nurdin Basirun berharap dengan adanya iven yang diselenggarakan TKMPN dapat memotivasi para generasi muda di Provinsi Kepri untuk terus berinovasi dan menciptakan temuan baru yang bermanfaat bagi negara.
"Pemprov Kepri mendukung terus terhadap pengembangan SDM," pungkasnya.(Antara)
Pewarta : Messa Haris
Editor : Rusdianto Syafruddin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot fasilitasi forum temu bisnis pelaku usaha Batam dan Bengkalis
12 October 2023 18:12 WIB, 2023
Tutup temu bisnis tahap VI, Wamenkumham sebut belanja produk dalam negeri harus terus digelorakan
05 August 2023 20:21 WIB, 2023
Dorong penggunaan produk dalam negeri di K/L Negara, Kemenkumham dan Kemenkeu gelar temu bisnis tahun 2023
03 August 2023 11:54 WIB, 2023
Terpopuler - Ekonomi & FTZ
Lihat Juga
Jangan asal pasang! PLN Batam bagikan tips rencanakan instalasi listrik rumah baru
12 May 2026 14:22 WIB