RSBP siap terima pasien cacar monyet
Senin, 13 Mei 2019 20:20 WIB
Direktur RSBP Sigit Riyanto (Antaranews Kepri/Messa Haris)
Batam (ANTARA) - Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, siap melayani apabila ada masyarakat yang terkena penyakit cacar monyet atau "monkeypox".
Direktur RSBP Sigit Riyanto, di Batam, Senin, mengatakan, pihaknya telah menyediakan ruang isolasi untuk menangani apabila ada pasien yang terindikasi menderita penyakit menular tersebut.
"Risiko penyebaran cacar monyet di Batam masih rendah, namun kami sudah menyiapkan ruangan isolasi lengkap dengan peralatannya," katanya.
Sigit menyatakan, apabila ada masyarakat atau orang asing yang mengeluh panas tinggi, lemas dan muncul ruam pada kulit diminta untuk segera ke RSBP Batam atau RSUD Embung Fatimah.
Kata Sigit, masyarakat diminta untuk tidak panik terhadap isu penularan cacar monyet di Kota Batam.
"Virus tersebut relatif dapat segera diatasi bila segera ditangani," ujarnya.
Saat ini lanjut Sigit, pihaknya selalu berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengambil tindakan pencegahan penularan setelah sebelumnya dikabarkan ditemukannya satu kasus impor infeksi virus cacar monyet di Singapura.
"Tapi sampai saat ini belum ada pasien tersebut, BP Batam bersama kantor kesehatan pelabuhan, dinas kesehatan dan seluruh rumah sakit di Batam sudah berkoordinasi dengan baik untuk antisipasi penyebaran," ujarnya.
Didi berharap dengan adanya isu tersebut, tidak mengganggu aktivitas perekonomian dan investasi di Kota Batam.(Antara)
Direktur RSBP Sigit Riyanto, di Batam, Senin, mengatakan, pihaknya telah menyediakan ruang isolasi untuk menangani apabila ada pasien yang terindikasi menderita penyakit menular tersebut.
"Risiko penyebaran cacar monyet di Batam masih rendah, namun kami sudah menyiapkan ruangan isolasi lengkap dengan peralatannya," katanya.
Sigit menyatakan, apabila ada masyarakat atau orang asing yang mengeluh panas tinggi, lemas dan muncul ruam pada kulit diminta untuk segera ke RSBP Batam atau RSUD Embung Fatimah.
Kata Sigit, masyarakat diminta untuk tidak panik terhadap isu penularan cacar monyet di Kota Batam.
"Virus tersebut relatif dapat segera diatasi bila segera ditangani," ujarnya.
Saat ini lanjut Sigit, pihaknya selalu berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengambil tindakan pencegahan penularan setelah sebelumnya dikabarkan ditemukannya satu kasus impor infeksi virus cacar monyet di Singapura.
"Tapi sampai saat ini belum ada pasien tersebut, BP Batam bersama kantor kesehatan pelabuhan, dinas kesehatan dan seluruh rumah sakit di Batam sudah berkoordinasi dengan baik untuk antisipasi penyebaran," ujarnya.
Didi berharap dengan adanya isu tersebut, tidak mengganggu aktivitas perekonomian dan investasi di Kota Batam.(Antara)
Pewarta : Messa Haris
Editor : Rusdianto Syafruddin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemenkes deteksi kasus cacar monyet di lima provinsi, termasuk Kepri
22 November 2023 5:54 WIB, 2023
11 kasus cacar monyet di Singapura, KKP Batam tingkatkan pengawasan di pintu masuk internasional
03 August 2022 18:56 WIB, 2022
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Bintan raih silver award IMT-GT green city award kategori circular economy dan resource efficiency
10 September 2026 23:18 WIB