Tanjung Balai Karimun (ANTARA) - Kepala Kepolisian Resor Karimun, Kepulauan Riau, AKBP Yos Guntur Yudi Fauris Susanto mengatakan kebakaran yang dialami kapal berpenumpang, KM Karomah 2 di perairan Pangkalan Balai, Kecamatan Buru diduga bersumber dari ledakan di kamar mesin.

"Diduga dari kamar mesin. Penumpang selamat semua, 20 orang dewasa dan 4 anak-anak. Ini masih di TKP," kata dia melalui pesan singkat yang diterima, Sabtu sore.

Kapolres Karimun langsung menuju lokasi kejadian menumpang kapal patroli Satuan Polisi Perairan. Dalam kesempatan itu, dia mengunjungi para penumpang yang berhasil dievakuasi, dan melihat langsung KM Karomah 2 yang hanya tinggal rangka namun bagian lambung masih utuh. KM Karomah 2 yang terbakar di perairan Pangkalan Balai, Kecamatan Buru, Sabtu (26/10) sore. ANTARA/H0-dokumentasi Satpolair Karimun
Menurut Kepala Satuan Polisi Perairan (Kasatpolair) Polres Karimun AKP Sahata Sitorus, KM Karomah 2 milik pengusaha Edy Yanto terbakar di perairan Pangkalan Balai, Kecamatan Buru sekitar pukul 14.00 WIB.

Kapal yang dinakhodai Samadi ini, kata dia, berangkat sekitar setengah jam dari Pelabuhan Sri Tanjung Gelam menuju Buru, namun terbakar di perairan Pangkalan Balai.

"Kapal mengalami ledakan kecil di ruang kamar mesin dan mengalami kebakaran," kata dia.

Saat kapal itu terbakar, terdapat satu pompong (kapal motor) yang hendak menjemput anak sekolah di pelabuhan Pangkalan Balai, dan melihat kapal penumpang KM Karomah 2 terbakar.

Kapal mengangkut anak sekolah itu langsung menuju kapal yang terbakar dan mengevakuasi seluruh penumpang dan kru kapal menuju Pangkalan Balai, Kecamatan Buru.