ASN Pemprov Riau libur bergilir cegah COVID-19
Kamis, 19 Maret 2020 11:51 WIB
Petugas Dinas Kesehatan Provinsi Riau menyemprotkan cairan disinfektan di salah satu ruangan Kantor Gubernur Riau di Pekanbaru, Riau, Rabu (18/3/2020). ANTARA FOTO/Rony Muharrman/ama.
Pekanbaru (ANTARA) - Pemprov Riau memberlakukan kebijakan libur bergilir atau sehari libur dan sehari masuk kepada pegawai negeri sipil (PNS) dan tenaga honorer, kecuali untuk pejabat eselon II dan III, guna mencegah penyebaran virus corona jenis baru yang menyebabkan penyakit COVID-19.
“Sistem sehari masuk sehari libur bergantian ini tidak berlaku pada pelayanan publik, dan juga pegawai eselon II dan III,” kata Kepala Dinas Informasi Komunikasi dan Statistik Riau, Chairul Riski kepada wartawan di Pekanbaru, Kamis.
Ia mengatakan kebijakan tersebut diharapkan bisa membantu memutus mata rantai penularan virus corona. Meski begitu PNS di bagian yang berkaitan dengan pelayanan publik tetap masuk dengan memperhatikan prinsip kewaspadaan.
Pegawai yang tetap masuk seperti di kantor layanan pajak samsat, rumah sakit, dan kebersihan.
Baca juga: Pemerintah: 11 orang sembuh dari COVID-19 dan bisa dipulangkan
Baca juga: Wamenag: Tablig Ijtima Dunia di Gowa batal
Selain itu, ia mengatakan sistem libur bergilir itu juga tidak berlaku pada pejabat eselon II dan III seperti kepala bidang dan kepala dinas maupun kepala badan di lingkungan Pemprov Riau.
Meski begitu, ia mengatakan untuk pegawai yang usianya di atas 50 tahun yang punya riwayat penyakit dan juga ibu hamil diperbolehkan untuk libur tanpa mengikuti sistem sehari libur sehari masuk.
“Perlakuan khusus lainnya pada staf biasa yang usianya di atas 50 tahun dengan kondisi kurang sehat dan ibu hamil dipersilakan libur dua minggu ini,” katanya.
Baca juga: Arab Saudi hentikan shalat berjamaah di masjid batasi virus corona
Baca juga: Presiden Erdogan sarankan rakyat Turki tinggal di rumah tiga pekan
jumlah pasien terduga COVID-19 di Riau sejak tanggal 3 hingga 17 Maret terdata ada 19 orang. Dari jumlah tersebut sudah keluar hasil pemeriksaan lab sebanyak 10 orang, yang terdiri dari sembilan orang negatif dan satu positif.
Satu pasien positif yang disebut Tim Percepatan Penanggulangan COVID-19 Riau sebagai Tuan M, kini masih dirawat di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.
Baca juga: Sumber daya pesawat disarankan digunakan untuk pencegahan COVID-19
“Sistem sehari masuk sehari libur bergantian ini tidak berlaku pada pelayanan publik, dan juga pegawai eselon II dan III,” kata Kepala Dinas Informasi Komunikasi dan Statistik Riau, Chairul Riski kepada wartawan di Pekanbaru, Kamis.
Ia mengatakan kebijakan tersebut diharapkan bisa membantu memutus mata rantai penularan virus corona. Meski begitu PNS di bagian yang berkaitan dengan pelayanan publik tetap masuk dengan memperhatikan prinsip kewaspadaan.
Pegawai yang tetap masuk seperti di kantor layanan pajak samsat, rumah sakit, dan kebersihan.
Baca juga: Pemerintah: 11 orang sembuh dari COVID-19 dan bisa dipulangkan
Baca juga: Wamenag: Tablig Ijtima Dunia di Gowa batal
Selain itu, ia mengatakan sistem libur bergilir itu juga tidak berlaku pada pejabat eselon II dan III seperti kepala bidang dan kepala dinas maupun kepala badan di lingkungan Pemprov Riau.
Meski begitu, ia mengatakan untuk pegawai yang usianya di atas 50 tahun yang punya riwayat penyakit dan juga ibu hamil diperbolehkan untuk libur tanpa mengikuti sistem sehari libur sehari masuk.
“Perlakuan khusus lainnya pada staf biasa yang usianya di atas 50 tahun dengan kondisi kurang sehat dan ibu hamil dipersilakan libur dua minggu ini,” katanya.
Baca juga: Arab Saudi hentikan shalat berjamaah di masjid batasi virus corona
Baca juga: Presiden Erdogan sarankan rakyat Turki tinggal di rumah tiga pekan
jumlah pasien terduga COVID-19 di Riau sejak tanggal 3 hingga 17 Maret terdata ada 19 orang. Dari jumlah tersebut sudah keluar hasil pemeriksaan lab sebanyak 10 orang, yang terdiri dari sembilan orang negatif dan satu positif.
Satu pasien positif yang disebut Tim Percepatan Penanggulangan COVID-19 Riau sebagai Tuan M, kini masih dirawat di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.
Baca juga: Sumber daya pesawat disarankan digunakan untuk pencegahan COVID-19
Pewarta : FB Anggoro
Editor : Rusdianto Syafruddin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov Kepri alokasikan anggaran Rp2,1 miliar untuk insentif para pendakwah pulau terluar
30 April 2026 15:36 WIB
Aksi pemadaman lampu di Jakarta berhasil kurangi emisi karbon hingga 77,53 ton CO2e
27 April 2026 11:58 WIB