Empat Kawasan Ekonomi Khusus diusulkan di Batam
Kamis, 27 Agustus 2020 20:51 WIB
Sesmenko Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso dalam webinar, Kamis (27/8/2020). (Antara/Naim)
Batam (ANTARA) - Tambahan empat Kawasan Ekonomi Khusus diusulkan berlokasi di Kota Batam Kepulauan Riau, selain dua usulan yang sudah dalam proses penetapan dan direkomendasikan kepada Presiden yaitu KEK Nongsa dan KEK MRO BAT
Sesmenko Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso dalam webinar, Kamis, menyatakan empat KEK yang masih dalam tahap proses usulan yaitu pengembangan Aerocity Bandara Hang Nadim dan KEK Jasa Kesehatan Internasional.
Kemudian pengembangan KEK Rempang dan Pengembangan Maritim City di Pulau Galang. Keduanya berlokasi di pulau penyangga kota, Kecamatan Galang.
Sementara KEK yang sudah dibahas Dewan Nasional KEK dan direkomendasikan kepada Presiden yaitu KEK Nongsa untuk digital dan pariwisata dan KEK Batam Aero Technic masing-masing bernilai investasi Rp16 triliun dan Rp7,2 triliun.
Dijelaskan, KEK Nongsa bertempat di lahan seluas 166 hektare dan diharapkan menyerap 16.500 orang tenaga kerja.
KEK Nongsa dilengkapi IT Office Park (coworking space) untuk programming dan inkubasi start up, pendidikan IT, data center, studio animasi dan perfilman serta pariwsata dan area komesrial untuk mendukung iklim kreatifitas SDM industri IT.
Sementara KEK Batam Aero Technic berdiri di lahan seluas 30 hektare dan mampu menyerap 9.976 orang tenaga kerja.
KEK Batam Aero Technic untuk kebutuhan perawatan dan perbaikan pesawat terbang dengan fasilitas 'base maintanance' untuk perawatan dan 'shop maintanance' untuk perbaikan komponen pesawat.
Keberadaan KEK Batam Aero Technic diharapkan mendatangkan keuntungan bagi Indonesia, yaitu menghemat devisa kebutuhan MRO pesawat dalam negeri, menyerap MRO pesawat mancanegara dan meningkatkan SDM industri MRO pesawat.
Sesmenko Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso dalam webinar, Kamis, menyatakan empat KEK yang masih dalam tahap proses usulan yaitu pengembangan Aerocity Bandara Hang Nadim dan KEK Jasa Kesehatan Internasional.
Kemudian pengembangan KEK Rempang dan Pengembangan Maritim City di Pulau Galang. Keduanya berlokasi di pulau penyangga kota, Kecamatan Galang.
Sementara KEK yang sudah dibahas Dewan Nasional KEK dan direkomendasikan kepada Presiden yaitu KEK Nongsa untuk digital dan pariwisata dan KEK Batam Aero Technic masing-masing bernilai investasi Rp16 triliun dan Rp7,2 triliun.
Dijelaskan, KEK Nongsa bertempat di lahan seluas 166 hektare dan diharapkan menyerap 16.500 orang tenaga kerja.
KEK Nongsa dilengkapi IT Office Park (coworking space) untuk programming dan inkubasi start up, pendidikan IT, data center, studio animasi dan perfilman serta pariwsata dan area komesrial untuk mendukung iklim kreatifitas SDM industri IT.
Sementara KEK Batam Aero Technic berdiri di lahan seluas 30 hektare dan mampu menyerap 9.976 orang tenaga kerja.
KEK Batam Aero Technic untuk kebutuhan perawatan dan perbaikan pesawat terbang dengan fasilitas 'base maintanance' untuk perawatan dan 'shop maintanance' untuk perbaikan komponen pesawat.
Keberadaan KEK Batam Aero Technic diharapkan mendatangkan keuntungan bagi Indonesia, yaitu menghemat devisa kebutuhan MRO pesawat dalam negeri, menyerap MRO pesawat mancanegara dan meningkatkan SDM industri MRO pesawat.
Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor : Rusdianto Syafruddin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BP Batam tindak lanjuti LoI investasi KEK dengan Thumbay Group di Dubai
04 November 2021 0:19 WIB, 2021
BP Batam dukung pengembangan KEK Tanjung Sauh bangun PLTU berkapasitas 300 MW
24 July 2026 10:49 WIB
Pengembangan KEK Tanjung Sauh tingkatkan daya saing energi listrik Batam
22 October 2024 15:46 WIB, 2024
BP Batam dukung pengembangan investasi pusat data KEK Nongsa Digital Park
26 February 2023 8:05 WIB, 2023