Aiir pasang di Batam capai 3 meter
Sabtu, 2 Januari 2021 7:16 WIB
Warga menyelamatkan barang-barang dari rumah yang rusak akibat ditabrak tongkang di Kota Batam, Kepulauan Riau, Jumat. Foto kiriman warga.
Batam (ANTARA) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Hang Nadim Batam memperingatkan warga Kota Batam Kepulauan Riau akan potensi pasang tinggi maksimum di pesisir Batam mencapai tiga meter, hingga Sabtu (2/1) siang .
"Berpotensi terjadi pasang tinggi maksimum di wilayah pesisir Batam," kata Forecasater BMKG Hang Nadim, Fauzan Lathif di Batam, Jumat.
Ia mengatakan pada Sabtu hingga pukul 01.00 WIB, ketinggian air pasang maksimum 2,6 meter, dan pada hari yang sama hingga pukul 12.00 WIB, ketinggian air bisa mencapai 3 meter.
"Pasang tinggi maksimum dapat lebih tinggi dari potensial tersebut, mengingat akumulasi curah hujan lebat yang terjadi sejak siang 1 Januari 2021," kata dia.
Sementara itu, sebanyak empat unit rumah warga Kelurahan Tanjunguma, Kota Batam, Kepulauan Riau rusak ditabrak tongkang yang hanyut dari labuh di tengah laut Batu Ampar.
"Iya benar, rumah rusak, satu rusak berat, tiga rusak ringan," kata Lurah Tanjunguma Kecamatan Lubuk Baja, Syahril.
Kejadian yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB itu dipicu hujan deras disertai angin kencang dan gelombang laut yang tinggi, membuat tongkang hanyut dan bergerak ke pemukiman warga yang memang berdiri di atas laut.
Lurah mengatakan saat ini, warga yang menjadi rumahnya rusak sudah dievakuasi ke tetangga di sekitarnya.
"Berpotensi terjadi pasang tinggi maksimum di wilayah pesisir Batam," kata Forecasater BMKG Hang Nadim, Fauzan Lathif di Batam, Jumat.
Ia mengatakan pada Sabtu hingga pukul 01.00 WIB, ketinggian air pasang maksimum 2,6 meter, dan pada hari yang sama hingga pukul 12.00 WIB, ketinggian air bisa mencapai 3 meter.
"Pasang tinggi maksimum dapat lebih tinggi dari potensial tersebut, mengingat akumulasi curah hujan lebat yang terjadi sejak siang 1 Januari 2021," kata dia.
Sementara itu, sebanyak empat unit rumah warga Kelurahan Tanjunguma, Kota Batam, Kepulauan Riau rusak ditabrak tongkang yang hanyut dari labuh di tengah laut Batu Ampar.
"Iya benar, rumah rusak, satu rusak berat, tiga rusak ringan," kata Lurah Tanjunguma Kecamatan Lubuk Baja, Syahril.
Kejadian yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB itu dipicu hujan deras disertai angin kencang dan gelombang laut yang tinggi, membuat tongkang hanyut dan bergerak ke pemukiman warga yang memang berdiri di atas laut.
Lurah mengatakan saat ini, warga yang menjadi rumahnya rusak sudah dievakuasi ke tetangga di sekitarnya.
Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
SAR Tanjungpinang siap siaga 24 jam antisipasi cuaca buruk di perairan Kepri
07 August 2026 15:10 WIB
Kapal roro tujuan Anambas dan Natuna tunda pelayaran karena cuaca buruk
27 February 2023 10:50 WIB, 2023
BMKG Batam sebut penurunan suhu udara di Kepri akibat aktifnya fenomena MJO
31 January 2023 17:19 WIB, 2023