21 provinsi ikuti Festival Panahan Piala Menpora di Batam

id Festival panahan Indonesia

21 provinsi ikuti Festival Panahan Piala Menpora di Batam

Liga Panahan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tahun 2020. (ANTARA/HO-Albet Perpani Tanjungpinang)

Tanjungpinang (ANTARA) - Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Buralimar mengatakan kegiatan archery festival atau Festival Panahan Piala Menpora RI dan Piala Gubernur di Kota Batam pada 24-27 Juni 2021 akan diikuti 500 atlet dari 21 provinsi di Indonesia.

Buralimar optimistis acara yang digelar di lapangan Golf Palm Spring dan lapangan Nuvasa Bay Nongsa Batam itu dapat membangkitkan geliat ekonomi di tengah pandemi COVID-19, khususnya di sektor perhotelan dan transportasi.

"Kehadiran atlet panahan ditambah ofisial dari 21 daerah se-Indonesia, tentu berdampak terhadap keterisian hotel dan penggunaan transportasi di Batam," kata Buralimar di Tanjungpinang, Ahad malam.



Buralimar memastikan Dinas Pariwisata Provinsi Kepri siap berkolaborasi dengan pihak penyelenggara cabang olahraga Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Provinsi Kepri bersama PT Cakra Bramastra Internasional guna menyukseskan kegiatan festival panahan yang diklaim perdana dilaksanakan di Indonesia itu.

Pihaknya akan mengakomodir bantuan untuk transportasi, kostum panitia, susunan acara, hingga makan malam penyambutan kedatangan para peserta di iven itu.

Kendati, diakuinya, kegiatan itu memang tidak termasuk ke dalam agenda pariwisata melainkan olahraga, namun salah satu tujuan penyelenggaraannya ialah buat mendatangkan wisatawan nusantara (Wisnus).

"Kolaborasi menjadi kunci menggairahkan sektor pariwisata," ujar Buralimar.

Buralimar menambahkan festival panahan tersebut direncanakan dihadiri langsung Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali tanggal 26 Juni 2021.

"Ini bukti bahwa Pak Menteri sangat mendukung olahraga panahan, sekaligus ajang mempromosikan Batam aman untuk menyelenggarakan iven dengan protokol kesehatan ketat," kata Buralimar.

 

Pewarta :
Editor: Nurjali
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar