Logo Header Antaranews Kepri

Dua JCH asal Sleman terinfeksi COVID-19

Jumat, 17 Juni 2022 16:06 WIB
Image Print
Keberangkatan jamaah calon haji asal Sleman di Masjid Agung dr Wahidin Soedirohusodo Sleman, Rabu (15/6). Foto ANTARA/HO-Bagian Prokopim Setda Sleman
Dari 354 calon haji di Kloter 18, ada tiga orang yang hasil swab-nya dinyatakan positif COVID-19. Tes swab kemudian diulang. Hasilnya, yang terindikasi positif hanya satu orang sehingga dua orang ikut diberangkatkan ke Donohudan Solo. Kemudian dilaku

Sleman (ANTARA) - Kantor Kementerian Agama Sleman, Jawa Tengah mencatat dua dari lima Jamaah Calon Haji (calhaj) asal kabupaten itu terinfeksi COVID-19 sehingga tertunda keberangkatannya ke Tanah Suci. Lima JCH itu tergabung dalam Kelompok Terbang 18 Embarkasi Solo (SOC).

"Yang positif COVID-19 harus menjalani karantina sampai sembuh," kata Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sleman Sidik Pramono di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat.

Ia menjelaskan kedua jamaah terdeteksi tertular COVID-19 setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan melalui tes usap dengan metode PCR di Asrama Haji Donohudan. Tes usap dengan metode PCR merupakan syarat wajib yang harus diikuti seluruh JCH untuk mengetahui apakah mereka negatif atau positif COVID-19.

"Dari 354 calon haji di Kloter 18, ada tiga orang yang hasil swab-nya dinyatakan positif COVID-19. Tes swab kemudian diulang. Hasilnya, yang terindikasi positif hanya satu orang sehingga dua orang ikut diberangkatkan ke Donohudan Solo. Kemudian dilakukan tes ulang, hasilnya satu orang positif COVID-19. Jadi total jumlah yang positif COVID-19 ada dua orang," ungkapnya.

Sementara satu orang yang negatif COVID-19, hasil tes usap terlambat diinformasikan sehingga tidak bisa berangkat dalam Kloter 18. "Diberangkatkan dengan Kloter 19," katanya.

Selain itu, kata dia panitia juga menemukan sepasang suami-istri dari Kloter 18 yang keberangkatannya tertunda karena sang suami menderita sakit, tetapi bukan karena COVID-19. Istri sari pasangan itu merupakan pendamping sang suami yang ingin berangkat bersama sehingga tidak mungkin untuk diberangkatkan saat itu. Keberangkatan mereka dapat dilakukan bila kondisi kesehatan suaminya pulih.

Sebanyak 170 orang JCH asal Sleman bergabung dengan jamaah dari Gunung Kidul.



Pewarta :
Editor: Nikolas Panama
COPYRIGHT © ANTARA 2026