Logo Header Antaranews Kepri

Prancis - Jerman saling membantu hadapi krisis energi

Selasa, 6 September 2022 08:42 WIB
Image Print
Presiden Prancis Emmanuel Macron berbicara kepada media setelah konferensi dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz tentang krisis energi melalui tautan video, di Istana Elysee di Paris, Prancis, 5 September 2022. Ludovic Marin/Pool via REUTERS
Kami akan menyelesaikan koneksi gas agar dapat mengirimkan gas ke Jerman ... Jerman akan siap menghasilkan lebih banyak listrik untuk dibawa ke kami dalam situasi ekstrem

Paris (ANTARA) - Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Senin (5/9) mengumumkan bahwa Prancis dan Jerman akan saling membantu melewati krisis energi dan melewati musim dingin yang akan datang.

Berbicara pada konferensi pers setelah konferensi video dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz, Macron mengatakan BAHWA Prancis siap untuk mengirimkan lebih banyak gas ke Jerman sementara Jerman akan menawarkan lebih banyak listrik ke Prancis jika krisis energi saat ini berlanjut pada musim dingin.

"Kami akan menyelesaikan koneksi gas agar dapat mengirimkan gas ke Jerman ... Jerman akan siap menghasilkan lebih banyak listrik untuk dibawa ke kami dalam situasi ekstrem," kata Macron.

Presiden Prancis mendukung langkah-langkah solidaritas di tingkat Eropa untuk menghadapi krisis energi saat ini.

"Kami mendukung praktik pembelian gas umum yang memungkinkan pembelian lebih murah," katanya.

Namun, dia mengatakan "tidak perlu" untuk pipa gas yang menghubungkan Prancis dan Spanyol.

Mengenai harga energi yang tinggi di Eropa, Macron mengusulkan untuk mengatur mekanisme kontrol untuk operasi spekulatif di tingkat Eropa.

Beberapa hari menjelang pertemuan para menteri energi Uni Eropa (UE), Macron mendukung pembatasan harga gas yang dibeli dari Rusia di tingkat Uni Eropa.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Prancis dan Jerman akan saling membantu melewati krisis energi



Pewarta :
Editor: Nikolas Panama
COPYRIGHT © ANTARA 2026