
Charles diproklamasikan jadi Raja Inggris

London (ANTARA) - Raja Charles III berjanji pada Sabtu untuk meneladani mendiang ibunya saat diproklamasikan secara resmi sebagai penguasa baru Kerajaan Inggris. Proklamasi itu dilakukan dalam upacara yang menampilkan tradisi berabad-abad dan arak-arakan terompet.
Mangkatnya Ratu Elizabeth II dalam usia 96 tahun pada Kamis (8/9), diikuti dengan hari berkabung dan pemakaman kenegaraan yang akan digelar dalam waktu sepekan ke depan.
Charles III, 73 tahun, segera melanjutkan peran ibunya pada Kamis, tetapi Dewan Aksesi yang terdiri dari ratusan politikus, uskup dan pegawai negeri senior dengan kostum heraldik tradisional memproklamasikan suksesinya pada Sabtu.
"Saya sangat menyadari warisan besar dan tugas ini, dan tanggung jawab besar kedaulatan kini diserahkan kepada saya," kata Charles III.
"Dalam memenuhi tanggung jawab ini, saya akan berusaha untuk mengikuti teladan yang menginspirasi dalam menegakkan pemerintahan konstitusional dan mencapai perdamaian, keharmonisan dan kesejahteraan rakyat di kepulauan ini dan di wilayah Kerajaan Inggris di seluruh dunia," kata dia.
Lalu, di atas balkon yang menghadap lapangan Friary Court di Istana St James, David White, sebagai Garter King of Arms, membacakan proklamasi diiringi bunyi terompet.
"Ketika Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan ampunan-Nya, mendiang wanita berdaulat kita Ratu Elizabeth Kedua yang diberkati dan dikenang secara mulia, dengan kematiannya mahkota Kerajaan Inggris Raya dan Irlandia Utara hanya berhak diserahkan kepada Pangeran Charles Philip Arthur George," kata White.
Para serdadu berseragam tradisional merah tua meneriakkan "hip, hip, hurrah" saat White meminta tiga sorakan bagi sang raja.
Ratusan warga diizinkan masuk ke lapangan guna menyaksikan upacara itu, termasuk anak-anak kecil yang duduk di pundak orangtua mereka.
Sumber: Reuters
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Charles janji teladani Ratu saat diproklamasikan sebagai Raja Inggris
Pewarta : Anton Santoso
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
