Logo Header Antaranews Kepri

Batam bentuk tim percepatan implementasi Kurikulum Merdeka

Jumat, 7 Oktober 2022 18:01 WIB
Image Print
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Hendri Arulan (ANTARA/Jessica)

Batam (ANTARA) - Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau, membentuk tim percepatan implementasi Kurikulum Merdeka di daerah setempat untuk meningkatkan pemahaman penerapan platform merdeka mengajar pada guru.

"Dalam tim percepatan itu ada unsur yang melakukan pendampingan kepada satuan pendidikan yang memilih Kurikulum Merdeka," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Hendri Arulan di Batam, Jumat

Menurut dia, tim percepatan implementasi Kurikulum Merdeka tersebut terdiri atas pengawas, kepala sekolah penggerak, pengajar praktik, calon guru penggerak, dewan komite pembelajaran, kapten belajar ID provinsi, co-kapten belajar ID Kota Batam, dan komunitas belajar.

Baca juga:
Pemkab Bengkalis studi banding penanganan kawasan kumuh di Kota Batam


Pemkot Batam minta sekolah pastikan kesiapan jelang ANBK SD 2022

Hendri menjelaskan tim tersebut melakukan pendampingan ke setiap kecamatan yang ada di Batam dengan melakukan berbagai pola percepatan implementasi Kurikulum Merdeka tersebut.

"Dengan berbagai macam pola, ada yang pola in on, pola 32 jam, 72 jam, 82 jam, itu kita berikan opsi silakan dipilih. Kita berikan kebebasan tergantung dari karakteristik kecamatannya," katanya.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Kota Batam menyebutkan sebanyak 273 satuan pendidikan yang terdiri atas TK, SD, dan SMP telah menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar.

Hendri mengatakan penerapan Kurikulum Merdeka Belajar sudah mulai berjalan sejak tahun ajaran baru 2022/2023.

"Hingga saat ini sudah ada 273 sekolah yang melaksanakan Kurikulum Merdeka. TK ada 13 sekolah, SD ada 190 sekolah, dan SMP ada 70 sekolah," katanya.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kota Batam saat ini terdapat sekitar 1.000 satuan pendidikan baik negeri maupun swasta di daerah setempat.

Baca juga:
ASDP Batam imbau warga taat aturan naik kapal saat cuaca buruk


Tim Pora Imigrasi Belakangpadang lakukan pengecekan tempat wisata di pulau terluar

Hendri menjelaskan Kurikulum Merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam dan pembelajaran akan lebih maksimal, agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan memperkuat kompetensinya.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemkot Batam bentuk tim percepatan implementasi Kurikulum Merdeka



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026