
Pemkab Bengkalis studi banding penanganan kawasan kumuh di Kota Batam

Batam (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau melakukan studi banding penanganan kawasan kumuh di Kota Batam, Kepulauan Riau.
Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin Hamid di Batam, Jumat, mengatakan penataan kawasan kumuh di Batam menjadi prioritas dan salah satu contohnya ada di Tanjung Riau.
“Kawasan ini sekarang justru menjadi tempat wisata karena sudah tertata rapi dan indah,” kata dia.
Baca juga:
Pemkot Batam minta sekolah pastikan kesiapan jelang ANBK SD 2022
ASDP Batam imbau warga taat aturan naik kapal saat cuaca buruk
Dalam pertemuan tersebut, Jefridin menjadi narasumber dalam rapat koordinasi kelompok kerja perumahan dan kawasan permukiman (Pokja PKP) Kabupaten Bengkalis dan Horizontal Learning terkait penyelenggaraan pengembangan dan pembangunan perumahan, kawasan permukiman serta penanganan permukiman kumuh skala kawasan Tanjung Riau di Kota Batam.
Jefridin menyebutkan semua yang dibutuhkan Pemkab Bengkalis agar bisa menerapkan penataan kawasan kumuh di daerahnya.
Ia juga membagikan tips bagaimana bisa mengembangkan kawasan tersebut bersama PUPR maupun ATR.
Baca juga:
Satgas imbau warga Batam waspada pada masa transisi ke endemi COVID-19
Satgas pastikan vaksinasi COVID-19 di Kota Batam mudah dijangkau
“Tidak hanya perencanaan saja, kawasan ini butuh pengawasan hingga pengelolaan,” katanya.
Dengan begitu, Jefridin berharap dalam waktu dekat dapat melakukan kolaborasi antara Pemkot Batam dan Pemkab Bengkalis.
“Ini menjadi ajang silaturahmi dan saling berbagi pendapat dan pengalaman. Alhamdulillah juga dengan kehadiran rombongan Pemkab Bengkalis memilih Batam, tentu ini akan menambah PAD Batam,” demikian Jefridin.
Pewarta : Jessica Allifia Jaya Hidayat
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
