
Seluruh provinsi akan dilengkapi pendeteksi kanker payudara pada 2024
Senin, 10 Oktober 2022 20:40 WIB

Jakarta (ANTARA) - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan seluruh rumah sakit provinsi di Tanah Air bakal dilengkapi alat pendeteksi dini kanker payudara, yakni mammogram pada tahun 2024.
“Saya pastikan 2024 sudah punya mammogram di 514 kabupaten/kota. Yang paling penting adalah hidup sehat jangan terkena kanker,” kata Menteri Kesehatan di Jakarta, Senin.
Menurut Budi, ketersediaan alat mammogram di Indonesia masih sedikit dibandingkan dengan Australia dan Thailand. Dari 3.000 rumah sakit di Indonesia, yang memiliki mammogram saat ini hanya sekitar 200 rumah sakit.
Menurut Budi, situasi itu membuat 80 persen perempuan di Indonesia tidak bisa mendeteksi dini kanker payudara.
Budi mengatakan mammogram berguna sebagai alat mencegah terjadinya keparahan kanker payudara melalui metode deteksi dini yang akurat.
Upaya pemenuhan alat mammogram di seluruh fasilitas rumah sakit dibutuhkan, sebab kanker yang paling banyak menyebabkan kematian pada perempuan adalah kanker payudara.
“Kanker lebih baik dideteksi sedari dini. Jangan dideteksi setelah stadium tiga atau empat. Deteksinya yang paling gampang adalah dengan Sadanis (periksa payudara secara klinis) dan Sadari (periksa payudara sendiri)," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menkes: Seluruh provinsi miliki pendeteksi kanker payudara pada 2024
Pewarta : Andi Firdaus
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
