
Polresta Barelang Kejar Perampok Pengusaha Sembako

Batam (ANTARA News) - Aparat Kepolisian Resor Kota Batam, Rempang, Galang kini mengejar perampok yang Selasa malam menewaskan Acai, pengusaha sembako di Sagulung.
Pelaku perampokan disertai penembakan yang terjadi Selasa (31/8) malamsama dengan penodongan yang terjadi tiga bulan sebelumnya, kata Kapolresta Barelang Kombes Pol Eka Yudha di Batam, Kepulauan Riau, Rabu 1 September 2010.
"Sebelum ini, korban sudah dua kali melapor ke Polsek Batu Ampar mengenai perampokan dengan penodongan senjata api," katanya.
Berbeda dengan penodongan terakhir yang dilakukan di depan toko sembako milik korban di Sagulung, maka dua penodongan sebelumnya terjadi di dekat rumah korban di Batu Ampar.
"Penodongan waktu itu terjadi sekitar tiga bulan yang lalu," kata dia.
"Kami belum bisa menyimpulkan, tapi dari keterangan yang didapat, bisa jadi sama," kata dia.
Kombes Eka mengatakan polisi masih mengejar tersangka penodongan yang dilaporkan korban beberapa waktu lalu.
"Saya heran, kok tersangka tidak kapok," kata dia.
Eka mengaku polisi kecolongan, atas tindak perampokan disertai penembakan itu.
Semenjak kasus perampokan disertai senjata api marak di tanah air, Polda Kepri dan Polresta Barelang memperketat pengamanan dengan menempatkan sejumlah personel di tempat-tempat rawan. Namun, perampokan tetap terjadi.
"Kami jaga pusat kota, eh, perampokan terjadi di pinggiran," kata dia.
Acai tewas tertembak kawanan perampok, usai menutup toko sembakonya, Selasa (31/8) malam.
Sebelum tertembak, Acai diduga berupaya mempertahankan tasnya yang berisi uang dari rampasan perampok.
Acai tewas setelah dua peluru tajam menembus punggungnya. Diduga penembakan terjadi dari jarak dekat.
Ia meninggalkan seorang istri dan dua anak lelaki kembarnya yang masih duduk di sekolah dasar. (Y011/A011/Btm1)
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
