Logo Header Antaranews Kepri

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil iringi pemakaman bocah korban gempa Cianjur

Selasa, 22 November 2022 13:23 WIB
Image Print
Guberrnrur Jawa Barat M Ridwan Kamil bersama Bupati Cianjur Herman Suherman menyaksikan prosesi pemakaman anak korban gempa bumi Cianjur di TPU Sirnalaya, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Selasa (22/11/2022). (ANTARA/HO-Humas Pemda Jawa Barat)

Bandung (ANTARA) -

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengiringi prosesi pemakaman Alinda Della Puspita, bocah korban gempa bumi Cianjur, di TPU Sirnalaya, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Selasa. Kedatangan gubernur sebagai bentuk simpati dan rasa duka kepada korban, anak perempuan berusia empat tahun.
"Kami hadir semata-mata untuk ikut merasakan duka karena kejadian gempa ini cukup banyak korban," ujar Ridwan Kamil.
Tangis haru pecah saat jenazah Alinda dimasukkan ke liang lahat. Ridwan Kamil yang didampingi Bupati Cianjur Herman Suherman kemudian memimpin doa dan menyampaikan duka mendalam atas musibah tersebut.
"Mari doakan mudah-mudahan dilapangkan di alam kuburnya," ujar Ridwan Kamil.
Gempa bumi berkekuatan 5,6 SR melanda wilayah Cianjur pada Senin (21/11/2022) siang. Gempa yang berpusat di arah barat daya Cianjur pada kedalaman hanya 10 kilometer menyebabkan banyak korban jiwa dan luka-luka, khususnya anak kecil.
Alinda Della Puspita menurut keterangan keluarganya tidak selamat dari gempa saat sedang bermain di depan teras rumahnya di Kelurahan Sawah Gede.
"Allah sudah memanggil almarhumah seorang anak solehah yang Insyaallah husnul khotimah," kata Ridwan Kamil.
Ridwan Kamil pun memastikan negara hadir dalam penanganan musibah gempa ini.
Berbagai upaya penanganan terus dilakukan pemerintah sejak kemarin. Bahkan Ridwan Kamil sampai menginap di Cianjur pada Senin malam (21/11) untuk memantau dan memudahkan koordinasi

Sementara itu, terpisah, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengajak Muslim di seluruh pelosok negeri menggelar Shalat Gaib dan tahlil untuk korban gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat.

"Mari kita lakukan Shalat Gaib. Semoga mereka mendapat ampunan dan rahmat dari Allah Swt," ujar Menag Yaqut di Jakarta, Selasa.

Menag menyampaikan turut berbelasungkawa atas banyaknya korban meninggal dunia dan luka-luka dalam musibah gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Selasa (22/11) pukul 09.55 WIB dilaporkan 103 orang meninggal dunia. Mayoritas warga meninggal karena tertimpa reruntuhan bangunan yang ambruk saat peristiwa terjadi.

Puluhan orang masih tertimbun reruntuhan dan tengah dalam pencarian. Sementara ratusan orang harus mengungsi ke tempat yang aman imbas rumah roboh, retak-retak, dan menghindari gempa susulan.

"Kita turut sedih dan berduka atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita khususnya di Kabupaten Cianjur," ujar Menag.

Menag juga mengajak seluruh umat beragama untuk mendoakan agar proses evakuasi warga yang masih tertimbun rumah atau bangunan diberi kemudahan. Proses evakuasi sejumlah korban masih terus dilakukan.

Di beberapa titik, evakuasi terkendala dengan terbatasnya alat hingga akses jalan yang sulit akibat longsor, perbukitan dan sebagainya.

"Tim gabungan baik dari BNPB, TNI, Polri dan lainnya telah turun ke lapangan. Mari doakan agar tugas mereka diberi kemudahan dan kelancaran sehingga semua korban bisa dievakuasi dengan baik," kata Menag.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gubernur Jawa Barat iringi pemakaman anak korban gempa Cianjur



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026