
BUMD Kepri Jamin Ketersediaan Avtur di RHF

Tanjungpinang (ANTARA News) - Direktur Keuangan Badan Usaha Milik Daerah Provinsi Kepulauan Riau, M Syahrial mengatakan menjamin ketersediaan avtur untuk pesawat terbang di Bandara Internasional Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang.
Jaminan tersebut dikatakan Syahrial menanggapi pernyataan Wali Kota Tanjungpinang, Suryatati A Manan yang meragukan ketersediaan avtur di bandara RHF saat peresmian penerbangan perdana Batavia Air dari Tanjungpinang menuju Jakarta, Rabu, 20 Oktober 2010.
"Jangan sampai avtur putus di RHF agar tidak mengganggu penerbangan," kata Suryatati.
Badan Usaha Milik Daerah Provinsi Kepulauan Riau (BUMD Kepri) merupakan rekanan Pertamina untuk mengangkut dan menyediakan avtur di bandara RHF Tanjungpinang.
Syahrial mengatakan, kebutuhan avtur di RHF masih mencukupi dengan pemakaian rata-rata per hari mencapai 15 ribu liter setelah masuknya Batavia Air.
"Stok avtur di bandara RHF mencapai 40 ribu liter. Selama ini kami membawa avtur dari Hang Nadim Batam rata-rata tiga kali sepekan, sekarang dengan masuknya Batavia Air kami akan kirim avtur minimal empat sampai lima kali sepekan," katanya.
Dia mengatakan, kapasitas tampung tanki avtur yang hanya 40 ribu liter dinilai sangat kurang dan pihaknya sudah mengajukan kepada pemerintah daerah untuk melakukan penambahan tanki penampung.
Selain itu, menurut dia biaya avtur di Tanjungpinang menjadi tinggi karena tingginya biaya transportasi dari Batam.
"Kami juga sudah mengusulkan kepada Pertamina untuk membuat tanki penampung avtur di Kijang, Bintan untuk mengurangi biaya transportasi, namun Pertamina baru menyanggupi jika perharinya pemakaian avtur mencapai 20 ribu liter," terangnya.
Syahrial mengakui sebelumnya ketersedian avtur sempat tersendat karena kapal pengangkut mobil tanki milik ASDP mengalami kerusakan, sehingga pihak BUMD harus mengeluarkan biaya besar untuk menyewa kapal tongkang yang menyebabkan biaya avtur semakin tinggi.
"Sekarang sudah lancar dan kami juga sudah ada kapal alternatif jika kapal pengangkut mobil tanki milik ASDP mengalami kerusakan," katanya.
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
