Logo Header Antaranews Kepri

Batam Inflasi 1,02 Persen

Senin, 1 November 2010 16:55 WIB
Image Print
Kepala Badan Pusat Statistik Kepulauan Riau (BPS Kepri) Said Syafri. (kepri.antaranews/Nikolas Panama)

Tanjungpinang (ANTARA News) - Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Riau menyatakan, Batam mengalami inflasi 1,02 persen pada Oktober 2010.

Kepala Badan Pusat Statistik Kepulauan Riau (BPS Kepri) Said Syafri, Senin 1 November 2010, mengatakan, inflasi di Batam disebabkan kenaikan indeks harga konsumen dari 118,32 pada September 2010 menjadi 119,53 pada Oktober 2010.

"Sejak Januari hingga Oktober 2010 Batam inflasi," ujar Said di Tanjungpinang.

Inflasi di Batam dipicu perubahan harga pada 66 komoditas. Sebanyak 46 komoditas diantaranya mengalami kenaikan harga, antara lain, rekreasi, kangkung, bayam, emas perhiasan, beras, rokok kretek filter, sewa rumah, jeruk, rokok putih, rokok kretek, upah pembantu rumah tangga, tomat sayur, bawang merah, dan cabe rawit.

Sebaliknya, tercatat 20 komoditi lainnya mengalami penurunan harga, antara lain, cabai merah, ketimun, cabai hijau, daging ayam ras, kol putih atau kubis, sotong, angkutan laut, daging sapi, apel, telur ayam ras, anggur, udang basah, serta angkutan sungai, danau dan penyeberangan.

Sementara berdasarkan indeks harga kelompok barang atau jasa, inflasi di Batam disebabkan oleh naiknya harga bahan makanan sebesar 1,42 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 1,01 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,40 persen, kelompok sandang sebesar 1,31 persen, serta kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 6,09 persen.

Sebaliknya, kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan justru mengalami penurunan indeks sebesar 0,07 persen.

"Sedangkan kelompok kesehatan stabil dibanding bulan sebelumnya," ungkapnya.

Said mengemukakan, laju inflasi tahun kalender (Januari-Oktober) 2010 di Kota Batam sebesar 6,32 persen, jauh lebih tinggi dibanding laju inflasi periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai 2,21 persen.

Sedangkan laju inflasi year on year (Oktober 2010 dibanding dengan Oktober 2009) di Kota Batam sebesar 5,98 persen, juga lebih tinggi dibandingkan laju inflasi periode yang sama pada tahun sebelumnya yang hanya mencapai 2,69 persen. (ANT-NP/Btm1)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026