
Gas Terhenti, PLN Batam Upayakan Listrik Normal

Batam (ANTARA News) - PT Pelayanan Listrik Nasional Batam mengupayakan aliran listrik tetap normal meskipun pasokan bahan bakar pembangkit listrik gas akan terhenti pada Sabtu (27/11) mendatang.
Direktur Teknik PT PLN Batam M Togar Sijabat di Batam, Selasa, mengatakan pasokan gas pada Sabtu direncanakan nol, karena ConocoPhilips selaku pemasok akan melakukan pemeliharaan sumur dan instalasi gas pada hari itu.
Untuk kepentingan pemeliharaan sumur dan instalasi gas, maka penyaluran gas untuk keperluan pembangkit listrik PT PLN Batam akan terhenti total pada Sabtu (27/11) mulai pukul 00:00 sampai pukul 24:00 WIB.
Demi memberikan pelayanan terbaik, anak perusahaan Perusahaan Listrik Negara (PLN Persero) itu berupaya untuk tetap menyalurkan listrik secara normal.
Togar mengatakan PT PLN Batam dan PT PGN (Persero) Tbk mengoptimalkan cadangan gas dalam pipa (line pack) untuk antisipasi aliran gas nol.
"Cadangan gas akan digunakan saat pemeliharaan dilaksanakan, dan berdasarkan perhitungan pasokan listrik kepada pelanggan PT PLN Batam pada hari tersebut akan tetap berlangsung normal," kata dia.
Togar mengatakan PT PLN Batam sengaja meminta agar pemeliharaan sumur dan instalasi gas dilakukan pada akhir pekan, karena kebutuhan listrik warga Batam pada Sabtu-Minggu relatif lebih rendah. Dengan begitu, maka PT PLN Batam tetap dapat memberikan layanan maksimal.
"Berdasarkan hasil koordinasi dengan PT PGN (Persero) Tbk dan BP Migas, pemeliharaan dilakukan pada akhir minggu dengan pertimbangan beban listrik lebih rendah dari hari biasa karena aktivitas perkantoran libur," kata Togar.
Diperkirakan, daya mampu pada 27 November 2010 diperkirakan sebesar 279,5 MW, sementara beban puncak sebesar 225 MW, sehingga masih ada cadangan daya sebesar 54,5 MW.
Sementara itu, Sekretaris PT PLN Batam Lutfi Nazi mengatakan meski berdasarkan perhitungan aliran listrik tetap normal, namun, PT PLN Batam tetap mengerahkan tenaga teknik di lapangan untuk mempersiapkan mesin-mesin pembangkit berbahan bakar minyak.
"Kami juga telah menyusun dan menetapkan prioritas pelayanan pada instansi vital dan institusi Pelayanan Publik seperti Bandara, Rumah Sakit, Kantor Pemerintah , Kantor Polisi, ATB dan sebagian lampu penerangan jalan," kata dia.
PT PLN Batam juga mengimbau seluruh pelanggan untuk menghemat pemakaian listrik.
"Dan bagi pelanggan yang memiliki pembangkit listrik cadangan agar dapat mempersiapkan pengoperasiannya," kata dia. (Y011/B012/Btm2)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
