Logo Header Antaranews Kepri

BP Perusda: Pemberhentian Dirut Perusda Tergantung Bupati

Rabu, 19 Januari 2011 20:40 WIB
Image Print

Karimun (ANTARA News) - Ketua Badan Pengawas Perusahaan Daerah Karimun, Provinsi Kepulauan Riau Anwar Hasyim mengatakan pemberhentian Direktur Utama Perusda Usmantono tergantung Bupati Nurdin Basirun.

''Hasil verifikasi sebagai tindak lanjut dari tuntutan Forum Peduli Aset Daerah (FPAD) sudah kami serahkan kepada Bupati. Keputusan selanjutnya tergantung bupati,'' katanya di Tanjung Balai Karimun, Rabu.

Badan Pengawas Perusahaan Daerah (Perusda) telah membentuk tim verifikasi guna menindaklanjuti tuntutan Forum Peduli Aset Daerah yang berunjuk rasa menuntut mundur Usmantono di Gedung DPRD Jumat pekan lalu.

Badan Pengawas Perusda menunjuk Kepala Inspektorat Daerah M Ikbal sebagai ketua tim verifikasi dengan anggota Kepala Bagian Hukum Sekretariat Kabupaten Yan Indra, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sudarmadi dan Kepala Bagian Perekonomian Setkab Chaironi.

''Hasil verifikasi belum akan kami beberkan saat ini. Namun, rekomendasi tim sudah diserahkan kepada bupati,'' kata Anwar yang juga menjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun.

Menurut dia, rekomendasi yang diserahkan kepada bupati selanjutnya akan diteruskan ke DPRD.

''Rekomendasi yang diserahkan ke DPRD tentu tergantung bupati,'' katanya.

Mengenai tidak disetornya kontribusi Rp1 miliar ke kas daerah, dia mengatakan target sebesar itu sebenarnya belum ditetapkan karena Usmantono belum memaparkannya dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).

''Penentuan target diusulkan dalam RUPS yang dilaksanakan atas usulan Dirut Perusda. Sampai kini, RUPS itu belum pernah dilaksanakan,'' katanya.

Diberitakan, FPAD menggelar unjuk rasa di DPRD menuntut Usmantono mundur atau diberhentikan dari jabatannya sebagai Dirut Perusda.

FPAD menilai Usmantono membohongi publik dengan menjanjikan target Rp1 miliar mulai dia dilantik hingga 31 Desember 2011.

''Sampai kini Usmantono belum ada menyetor target tersebut ke kas daerah. Selain itu, kami juga menduga terdapat penyimpangan, kami mempunyai bukti-bukti penyimpangan itu,'' kata Koordinator FPAD Aprilzal.

Aprilzal mengatakan akan menggelar pertemuan dengan Badan Pengawas Perusda pada Kamis pekan ini guna mempertanyakan hasil verifikasi terhadap kinerja Perusda.

''Kami akan pertanyakan seperti apa rekomendasi yang dihasilkan tim,'' katanya. (ANT-RD/Btm1)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026