Logo Header Antaranews Kepri

Begini kata Menpan RB soal kepastian libur Idul Adha jadi dua hari

Jumat, 16 Juni 2023 14:58 WIB
Image Print
Pertemuan sejumlah menteri membahas wacana libur Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah menjadi dua hari, yaitu pada Rabu (28/6) dan Kamis (29/6), di Jakarta, Kamis (15/6/2023). ANTARA/HO-Humas Kementerian PAN-RB

Jakarta (ANTARA) -

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Abdullah Azwar Anas mengatakan kepastian wacana libur Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah menjadi dua hari pada Rabu (28/6) dan Kamis (29/6), masih menunggu arahan Presiden Jokowi.

“Kemarin (Kamis, 15 Juni 2023), sudah kami bahas. Kami kaji bersama dalam rapat tingkat menteri di kantornya Pak Pratikno (Menteri Sekretaris Negara). Hasilnya, masih menunggu arahan dan kebijakan Bapak Presiden Jokowi,” kata Anas, dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat.

Pihak yang terlibat dalam pembahasan itu adalah Menpan RB, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, dan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor.

Anas menyampaikan wacana libur menjadi dua hari dihadirkan guna memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Adha dengan baik.

"Kami bersama-sama mencari solusi terbaik untuk libur Hari Raya Idul Adha bagi seluruh masyarakat sehingga semuanya bisa berjalan baik, termasuk bagi para aparatur sipil negara (ASN),” kata dia.

Sampai saat ini, Pemerintah belum menetapkan waktu pelaksanaan Idul Adha, menunggu sidang isbat Kementerian Agama menggelar sidang isbat pada 18 Juni 2023.

Namun, Pemerintah berdasarkan SKB Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tentang Perubahan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2023 sebelumnya menetapkan hari libur nasional Idul Adha 1444 Hijriah jatuh pada 29 Juni 2023.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menpan: Kepastian libur Idul Adha jadi dua hari tunggu arahan Presiden



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026