Logo Header Antaranews Kepri

Drydocks Cicil Utang ke Subkontraktor

Selasa, 1 Maret 2011 15:55 WIB
Image Print

Batam (ANTARA News) - Perusahaan galangan kapal internasional Drydocks World Groups telah membayar 10 persen dari utangnya kepada puluhan perusahaan subkontraktor Batam.

"Mulai tanggal 24 sampai 28 Februari kemarin, DDWG sudah membayar 10 persen dari seluruh utang kepada perusahaan subkontraktor," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam Rudi Sakyakirti usai pelantikan Wali Kota Batam, Selasa.

Ia mengatakan DDWG menepati janjinya untuk mencicil utang 10 persen sebelum pergantian bulan Februari.

Ditanya jumlah utang yang dicicil DDWG, ia mengatakan tidak tahu. "Soal angka saya tidak tahu, tapi 10 persen dari total invoice," kata Rudi.

DDWG, kata dia tetap berkomitmen untuk melunasi seluruh utang sebelum 30 April 2011.

Pemkot Batam, akan mengawasi pembayaran utang oleh DDWG hingga seluruh masalah utang piutang selesai.

Sebelumnya, Ketua Komisi IV DPRD Batam menyebut DDWG berutang sekitar Rp100 miliar kepada 60 perusahaan subkontraktor.

Utang itu untuk pembayaran hasil pekerjaan pembuatan kapal yang sudah diselesaikan subkontraktor 2010.

Di Batam pimpinan DDWG Khamis Buamin mengatakan perusahaannya sempat mengalami krisis keuangan sehingga belum mampu membayar seluruh utang ke subkontraktor.

Ia mengatakan kondisi keuangan DDWG kini membaik, setelah krisis global menghantam perusahaan yang berpusat di Dubai itu. Bahkan, ada dua proyek baru yang akan dikerjakan di pabrik-pabrik DDWG Batam, kata dia.

Buamin juga memastikan tidak akan menutup tiga pabriknya di Batam.

"Kami tentu tidak akan menutup usaha di Batam. Ada banyak karyawan kami di sini yang harus diperhatikan," kata dia.
(Y011/S022/Btm2)




Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026