
Februari, Batam Inflasi 0,38 Persen

Tanjungpinang (ANTARA News) - Inflasi yang terjadi di Batam pada Februari 2011 sebesar 0,38 persen, kata Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Riau Said Syafri, Selasa, di Tanjungpinang.
"Batam adalah satu dari 11 kota di Sumatra yang mengalami inflasi pada Februari 2011, dengan inflasi tertinggi terjadi Tanjungpinang sebesar 1,21 persen," ungkapnya.
Said mengemukakan, indeks harga konsumen Batam pada Februari 2011 naik dari 121,74 pada Januari 2011 menjadi 122,20, atau terjadi inflasi sebesar 0,38 persen. Inflasi pada pada saat itu lebih tinggi bila dibanding dengan inflasi pada bulan yang sama tahun sebelumnya yang hanya sebesar 0,19 persen.
Inflasi di Batam dipicu oleh perubahan harga pada 63 komoditas. Sebanyak 48 komoditas diantaranya mengalami kenaikan harga, antara lain kacang panjang, pasir, kangkung, mie, bawang merah, bayam, bahan bakar rumah tangga, kentang, tahu mentah, batako, mie kering, lontong sayur, telur ayam ras, minyak goreng, tempe, dan ikan kembung.
Sebaliknya, tercatat 15 komoditas lainnya mengalami penurunan harga, yaitu cabai merah, tomat sayur, cabai hijau, cabai rawit, emas perhiasan, daging ayam ras, ikan selar, ikan tongkol, tomat buah, wortel, melon, dencis, bawang bombay, ayam hidup, dan ikan bandeng.
Sedangkan bila ditinjau dari indeks harga kelompok, inflasi di Batam pada Februari 2011 disebabkan naiknya harga kelompok bahan makanan sebesar 0,52 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,54 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,63 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,18 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,03 persen, serta kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,06 persen.
Sebaliknya, kelompok sandang justru mengalami penurunan indeks harga sebesar 0,14 persen.
Laju inflasi tahun kalender (Januari - Februari) 2011 di Kota Batam sebesar 1,20 persen, lebih rendah dibanding laju inflasi periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 1,46 persen. Sedangkan laju inflasi 'year on year' (Februari 2011 dibanding dengan Februari 2010) di Kota Batam sebesar 7,13 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan laju inflasi periode yang sama pada tahun sebelumnya yang hanya mencapai 2,76 persen.
"Laju inflasi tahun kalender di Batam sebesar 1,20 persen dan laju inflasi pada Februari 2011 dibanding dengan Februari 2010 di Batam sebesar 7,13 persen," ungkapnya.(ANT-NP/B012/Btm2)
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
