Logo Header Antaranews Kepri

Adpel Karimun Lengkapi Pelabuhan Dengan CCTV

Kamis, 3 Maret 2011 18:25 WIB
Image Print

Karimun, (ANTARA News) - Administrator Pelabuhan Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau pekan ini mulai melengkapi pelabuhan domestik dan internasional Tanjung Balai Karimun dengan kamera pemantau atau "circuit-closed television''.

Pemasangan kamera CCTV merupakan salah satu syarat pelabuhan yang sudah berstandar 'The International Ship and Port Facility Security Code' (ISPS Code),'' kata Kepala Administrator Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Gajah Rooseno, di Tanjung Balai Karimun, Kamis 3 Maret 2011.

Gajah Rooseno mengatakan, sedikitnya terdapat enam CCTV yang dipasang di enam titik, di antaranya di ruang tunggu penumpang, koridor pelabuhan dan dermaga.

''Dengan CCTV, kami dapat memantau aktivitas di pelabuhan, selain bertujuan untuk mewujudkan ketertiban di pelabuhan juga untuk memonitor tindak kejahatan," katanya.

Menurut dia, seluruh kamera pengintai tersebut memiliki satu jaringan yang terhubung di kantor Adpel, termasuk di ruang kerjanya.

''Saya juga bisa memantau langsung kondisi di ruang tunggu atau dermaga. Tentunya kita dapat memonitor suasana pelabuhan dan kinerja jajaran Adpel,'' ucapnya.

Pemasangan peralatan itu dilatarbelakangi dengan masih banyaknya oknum warga masyarakat yang berperilaku tidak tertib di pelabuhan.

Banyak penjemput atau pengantar tidak mengindahkan petugas dengan memasuki areal steril yang hanya diperuntukkan bagi penumpang dan instansi berwenang.

''Areal pelabuhan merupakan otoritas Adpel dan harus steril dari pihak-pihak yang tidak berkepentingan,'' tuturnya.

Dia juga menambahkan, suasana pelabuhan merupakan cermin dari kehidupan masyarakat di suatu daerah.

''Jika pelabuhannya semrawut, maka kehidupan di dalam kota juga demikian. Pelabuhan yang tidak teratur juga mengakibatkan turis yang berkunjung merasa tidak nyaman,'' katanya. (ANT-RD/Btm1)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026