Logo Header Antaranews Kepri

Pemkab Karimun Hadiahi Umrah Bagi Pegawai Teladan

Rabu, 16 Maret 2011 12:06 WIB
Image Print

Karimun (ANTARA News) - Pemerintah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau menyiapkan hadiah umrah ke tanah suci Mekkah bagi pegawai teladan dan berdisiplin tinggi.

''Hadiah umrah merupakan penghargaan untuk pegawai teladan yang berdisiplin tinggi dalam melaksanakan tugas pelayanan masyarakat,'' kata Kepala Bagian Urusan Kepegawaian Sekretariat Kabupaten Karimun M Firmansyah, di Tanjung Balai Karimun, Rabu.

Firmansyah mengatakan, teknis penilaian pegawai teladan yang memenuhi kriteria mendapatkan ''reward'' sedang disusun dengan berpedoman pada Peraturan Pemerintah No 53/2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Hadiah umrah dan pin emas pegawai teladan, jelas dia, diberikan per strata atau eselon, mulai dari eselon IV hingga eselon II.

Teknis penilaian diberikan berdasarkan tingkat kedisiplinan dalam bertugas, seperti masuk dan pulang kantor sesuai jam kerja, mematuhi kode etik pegawai serta memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

''Reward tersebut akan kami berikan pada akhir tahun, bersamaan dengan hari ulang tahun kabupaten, untuk tahap awal penilaian pegawai teladan kita mulai dari tingkat satuan kerja perangkat daerah,'' katanya.

Sanksi

Disamping pemberian ''reward'', lanjut Firman, pemerintah daerah juga meningkatkan pengawasan terhadap pegawai yang tidak disiplin dengan pemberian sanksi sesuai kode etik dan kedisiplinan pegawai.

''Sejak Januari, kami telah memperketat pengawasan bagi pegawai indisipliner, antara lain melalui kewajiban apel sore saat jam pulang kerja,'' katanya.

Menurut dia, sejak pemberlakuan apel sore, telah jatuh sanksi berupa teguran, penundaan pembayaran gaji berkala serta pemotongan tunjangan bagi pegawai indisipliner.

''Selama sebulan terakhir, sebanyak 19 pegawai sekretariat yang diberi sanksi. Itu belum termasuk di tingkat SKPD karena laporannya belum sampai kepada kami,'' ucapnya.

Sejak apel sore diberlakukan, lanjut dia, pelanggaran mulai menurun, terutama pegawai yang berkeliaran saat jam kerja.

(ANT-HAM/Btm1)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026